Foto : Boyke menilai, milenial memiliki peran sentral dalam menggerakkan ekonomi dan politik nasional.

BANDUNG, headlinejabar.com

Calon Anggota Legislatif DPR-RI Partai Golkar Dapil Jabar 1 (Kota Bandung-Kota Cimahi) Boyke Febrian Mohammad menilai, kaum milenial memiliki peran sentral dalam menggerakkan roda ekonomi dan politik nasional.

"Pemuda atau kaum milenial dalam kancah politik, harus diberikan ruang gerak untuk mengabdi dan memberikan segenap pemikirannya, demi kemajuan Indonesia di lima tahun ke depan," kata Boyke, saat berbincang dengan awak media, Selasa (12/2/2019).

Bukan hanya dalam politik, kata Boyke, kaum milenial harus jadi pencipta dalam melahirkan lapangan-lapangan pekerjaan dengan kreatifitas dan inovasinya dalam berfikir.

"Apalagi dalam dunia yang memasuki era revolusi industri 4.0 ini, pemuda harus menjadi penggerak dalam peningkatan ekonomi untuk menciptakan usaha-usaha baru dan melahirkan ekonomi kreatif di tengah-tengah masyarakat," kata Boyke.

Kaum milenial jangan hanya jadi basis massa yang digunakan oleh para peserta pemilu. Namun, harus diberikan ruang inovasi dan kreasi untuk sama-sama memikirkan kehidupan masyarakat di proses demokrasi hari ini.

"Pemuda harus jadi penggerak demokrasi dan penjaga demokrasi. Pemuda mempunyai catatan sejarah yang sangat luar biasa atas kemerdekaan bangsa Indonesia ini," ujar Boyke.

Boyke menegaskan, pemuda jangan hanya dijadikan pemanfaatan basis massa, akan tetapi pemanfaatan pemikiran, demi terciptanya masyarakat adil dan makmur.

"Ide, kreatifitas, dan inovasi pemuda sangat dibutuhkan oleh masyarakat hari ini. Pemuda akan menjadi aktor utama dalam membuka lapangan pekerjaan di era teknologi ini. Pemuda menjadi guru bagi masyarakat, agar tercipta ekonomi kreatif yang lahir dari tangan-tangan pemuda dan ibu-ibu," ucap Boyke.(dik)

Terpopuler