Balai Kota Sukabumi Dikepung Puluhan “Teroris”

Foto:  Simulasi penanggulangan teroris di Pemkot Sukabumi

SUKABUMI, Headline Jabar.com 
Walikota Sukabumi dan sejumlah Pejabat sedang mengadakan rapat penting dibalai kota sukabumi, tiba – tiba dikejutkan Bunyi suara senjata api  laras panjang ditembakan ke atas didalam gedung balaikota oleh Puluhan  orang tak dikenal dengan senjata api lengkap dengan wajah tertutup tiba-tiba memasuki Balai Kota. Karuan saja walikota dan pejabat yang sedang rapat dibuat kaget bukan kepalang.

Walikota beserta Pejabat yang hadir disandera oleh teroris tersebut, aksi ini merupakan kejadian  bukan yang sebenarnya. Namun hanya sebuah skenario dari sebuah simulasi yang dilakukan Batliyon Raider Yonif 300/Raider bekerjasama dengan Pemkot Sukabumi dalam penanggulangan teroris (Gultor).

“Peritiwa penyanderaan tersebut dilakukan secara factual, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada pejabat yang sedang mengikuti rapat,” jelas Walikota Sukabumi, di Balai Kota Sukabumi Sabtu, (22/8/2015).

Alasan tidak diberitahu simulasi tersebut, lanjut Walikota, semua pejabat bisa tahu dan merasakan langsung seperti apa gerakan teroris seperti apa saat beraksi. “Meski awalnya kaget disaksikan banyak penonton, namun akhirnya menjadi sebuah hiburan,” kata Walikota.

Komandan Bataliyon 300/Raider Mayor (Inf) Dody Triohadi kegiatan simulisai ini dilakukan secara rutin setiap tahunnya, dibeberapa titik didaerah Jawa barat dan Banten hal tersebut dilakukan untuk memilhat kemapuan prajurit dalam rangka memellihara kemampuan kesiapsiagaan dalam penanggulangan teroris.

“Sebetulnya ada  450 orang-prajurit Tim Gultor yang dilatih untuk penanggulangan teroris. Namun untuk simulasi di Sukabumi ini yang baru pertama kali hanya menerjunkan 40 orang  saja,” bebernya.

Skenario ini dibuat target Tanpa diberitahukan kepada para disandera bohongan. Tekhnik Penyelamatan  secara Cepat senyap dan tepat. Dengan inplitrasi menerjunkan 2 kendaraan IGD, 4 Motor trail dan 2 BTR.

Harapannya, lanjut Dody, Yonif 300/ rider sebagai satuan pemukul Kodam Tim Gultor simulisai ini dapat memilihara kecakapan para prajurit dapat tetap terjaga khusunya untuk menjaga kestabilan dan keamanan wilayah Kaveride Jabar dan banten.

Dody mengakui dalam simulasi ini Hanya berlatih 2 minggu saja dari  tahap konbis pertempuran jarak dekat.,dril kontak, talasuntai dan Mobilsasi Udara (MOBID), dilajut aplikasi operasi ride selama 6 hari dan endingnya membebaskan walikota dan sandera lainnya yang diatahan teroris.(rie)