Polres Purwakarta Gelar Salat Istisqa

Foto : Umat muslim dan jajaran Polres Purwakarta gelar Salat Istisqo di lapangan Polres Purwakarta

PURWAKARTA, HeadlineJabar.com
Ribua umat muslim dan jajaran Polres Purwakarta gelar Salat Istisqo di lapangan Polres Purwakarta, Kamis (5/11/2015). Dihadiri ketua MUI Purwakarta KH Abun Bunyamin, tokoh agama se-Purwakarta juga wakil Bupati Purwakarta Dadan Koswara. Para jemaah salat meminta hujan khidmat meski di bawah teriknya matahari.

Kapolres Purwakarta AKBP Trunoyudo usai pelaksanaan shalat mengatakan, sebagai fasilitator berlangsungnya shalat tersebut, jajarannya berharap dari aksi berjamaah ini ‎akan terus terjalin silahturahmi antar tokoh agama dan jajaran polres purwakarta,

“Secara kemasyarakatan Polres dengan seluruh ulama se-Purwakarta berkeyakinan akan terjalin kerjasama dan komunikasi serta silahturahmi yang baik. Intinya kita sama sama memohon kepada Tuhan agar diturunkan hujan yang dengan hujan ini akan berdampak baik pula untuk semua warga Purwakarta,” ujar Trunoyudo.

Sementara itu, KH Abun Bunyamin menanggapi undangan Polres Purwakarta atas aksi shalat yang digelar oleh Polres Purwakarta sebagai panitia Salat berterimakasih atas nama MUI Purwakarta.

“Semoga dengan silahturahmi yang terjalin dari Salat berjamaah ini akan dapat terjalin penyadaran kepada umat, menyerahkan diri kepada Allah atas apa apa yang menimpa umat dan bangsa ini. Kita harus sadar atas semua kejadian ini bahwa ini sudah menjadi kehendak Allah, untuk itu semua umat islam diminta untuk intropeksi diri atas musibah ini,” ujarnya.

Selain meminta kesadaran atas sikap umat, KH Abun juga berpesan kepada pejabat negara untuk mawas diri untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi.

“Kembalikan hak rakyat, MUI berharap pemimpin bangsa ini untuk bersikap jujur dan amanah agar semua musibah yang terjadi di bangsa ini bisa cepat selesai,” pesan kiyayi.

Aksi Salat istisqo sendiri tercatat 2000 santri Al-Muhajirin, ditamb
Selain meminta kesadaran atas sikap umat, KH Abun Bunyamin juga berpesan kepada pejabat negara untuk mawas diri untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi.

“kembalikan hak rakyat, MUI berharap pemimpin bangsa ini untuk bersikap jujur dan amanah agar semua musibah yang terjadi di bangsa ini bisa cepat selesai,”tegasnya.(jem)