Rumah Suhuna di Gang Aswari Purwakarta Nyaris Ambruk

Foto Satu rumah di Permukiman Gang Aswari RT 02 RW 02 Kelurahan Ciseureuh Kecamatan Purwakarta nyaris ambruk dan tak layak huni. Rumah tersebut ditinggali seorang perempuan paruh baya, Suhuna (75) beserta pasangan suami istri Abdul Kadir (49) dan Yeti (35).

 

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Satu rumah di Permukiman Gang Aswari RT 02 RW 02 Kelurahan Ciseureuh Kecamatan Purwakarta nyaris ambruk dan tak layak huni. Rumah tersebut ditinggali seorang perempuan paruh baya, Suhuna (75) beserta pasangan suami istri Abdul Kadir (49) dan Yeti (35). Rumah tersebut berdiri sejak puluhan tahun di bangun pada 1982 hingga kini belum direnovasi.

 

Meski demikian, pengisi rumah cukup beruntung karena dua pekan ke belakang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta mengirimkan bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu) sebesar Rp10 juta. Bantuan tersebut merupakan realisasi dari ajuan dua tahun ke belakang. Sementara, berdasarkan pengakuan pemilik rumah, dari puluhan tahun lalu tempat tinggalnya belum bisa diperbaiki dengan alasan keterbatasan biaya.

“Kami tinggal bersama keluarga sejak puluhan tahun lalu. Dua tahun lalu mengajukan bantuan Rutilahu. Baru sebulan kemarin turun berupa uang sebesar Rp10 juta. Bantuan tersebut kami belikan peralatan material bangunan. Namun, kata warga, dana sebesar itu belum cukup membangun, karena rumah ini harus dibongkar ulang,” jelas Abdul Kadir anak kandung Suhuna, Kamis (21/1/2016) kemarin.

Bantuan tersebut sudah digolangkan untuk membeli marerial pasir, semen, dan batu bata. Saat ini, karena dilakukan swadaya pembangunan rumah tersebut belum bisa berjalan maksimal. Hanya baru menggali lubang fondasi, dan pemasangan tiang-tiang penyangga rumah.

“Hasil musyawarah dengan warga, total yang dibutuhkan untuk membangun sebesar Rp30 juta. Dan rumah ini harus dibangun ulang. Rumah ini kondisinya semakin buruk sejak lama sekitar kurang lebih satu tahun bangunan sudah pada roboh. Tapi masih tetap kami tempati. Kami tinggal di sini tiga orang,” tambah Kadir.

Sementara, Ketua RT 02 RW 02 Gang Aswari Kelurahan Ciseureuh Yayan Soleh membenarkan jika di wilayahnya ada rumah warga yang memerlukan bantuan pembangunan. RT Yayan sudah melakukan musyawarah terkait swasembada untuk membantu pembangunan rumah tersebut. Namun, warga hanya bisa membantu pembangunan pada hari Jumat saja.

“Di tempat kami banyak tukang, atau warga yang bisa kerja bangunan. Namun, seminggu mereka kerja dan hanya libur di hari Jumat. Jadi warga kami baru bisa memberikan bantuan bangun rumah hari Jumat saja. Pihak kelurahan juga sudah mengetahui, pembangunannya akan dilakukan swadaya karena banyak warga yang bisa membantu pembangunan,” pungkas RT Yayan.(dzi)