Pemilu Awal Presiden AS di lowa, Hillary Clinton dan Bernie Sanders Sama Kuat

Foto : Hillary Clinton (REUTERS/Adrees Latif)

PURWAKARTA, headlinejabar.com
Pemilihan Umum (Pemilu) awal Presiden Amerika Serikat (AS) di lowa, telah memastikan Ted Cruz sebagai pemenang dari Partai Republik. Namun bagaimana dengan Partai Demokrat, untuk sementara berujung perolehan suara sama kuat antara Hillary Clinton dan Bernie Sanders.

Dengan total suara yang dihitung mencapai 95 persen, seperti dilansir Reuters, Selasa (2/2/2016), Hillary dan Sanders sama-sama memperoleh 50 persen suara. Perolehan ini setelah keduanya terus meraup jumlah suara yang berbeda tipis, yakni dengan selisih di bawah 1 persen suara.

Melihat situasi ini, Hillary mengaku bisa bernapas lega. Sebabnya, pada pemilihan awal Partai Demokrat tahun 2008 lalu, Hillary kalah dari Barack Obama di Iowa setelah dia diprediksi menang. Berbicara di hadapan pendukungnya, Hillary mengucapkan selamat kepada Sanders, tanpa mengklaim kemenangan.

“Ini jarang terjadi, bahwa kita memiliki kesempatan yang kita lakukan sekarang untuk memiliki persaingan gagasan yang sesungguhnya,” ucapnya.


Foto : Bernie Sanders (REUTERS/Rick Wilking)

Secara terpisah, Sanders yang tampil di hadapan pendukungnya mengaku kagum dengan besarnya dukungan yang diberikan kaukus Iowa untuk dirinya. “Sekitar 9 bulan lalu, kami datang ke negara bagian yang indah ini, kami tidak memiliki organisasi politik, tidak memiliki uang, tidak memiliki nama yang diakui dan kami mendapat organisasi politik paling kuat di Amerika Serikat,” sebutnya.

“Dan malam ini, meskipun hasilnya belum diketahui, tampaknya kita sama kuat,” tutur Sanders yang juga Senator Vermont ini.

Iowa menggelar pemungutan suara untuk pencapresan masing-masing partai, yang disebut kaukus, sejak awal tahun 1970-an. Selama ini, pemungutan suara awal di Iowa dianggap penting karena bisa menentukan pemenang dalam pemilihan presiden.

Para pemilih kaukus Iowa berkumpul di sebanyak 1.100 sekolah, gereja dan lokasi publik lainnya untuk menggunakan hak suara mereka. Pemungutan suara digelar sejak Senin (1/2) sekitar pukul 19.00 waktu setempat.

Hillary harus memenangkan pemilihan awal di Iowa demi mencegah kekalahan di dua negara bagian berturut-turut. Sebab usai Iowa, pemilu awal akan digelar di New Hampshire dan Sanders diprediksi mendominasi perolehan suara di wilayah tersebut.

(nvc/ita/detik/red)