Pelaku Ranmor di Cibatu Purwakarta, Kabur Naik Rakit Penyeberangan

Foto : Kapolsek Cibatu AKP Herri Nurcahyo, Kamis (4/2/2016) saat meninjau lokasi rakit bersama Kades Cikadu, Dedi Sudjana

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Rakit penyeberangan warga di Desa Cikadu, Kecamatan Cibatu Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, jadi alat lolosnya pelaku Curanmor. Pelaku Ranmor itu, kabur tanpa sepengetahuan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Cibatu,  maupun pemerintah desa setempat.

“Seandainya keberadaan rakit tersebut diketahui, polisi maupun pihak desa, yakin pelaku Curanmor bisa tertangkap saat pengejaran lalu. Pihak pengelola tidak melaporkan ke pihak Desa Cikadu maupun kepada polisi,” ungkap Kapolsek Cibatu AKP Herri Nurcahyo, Kamis (4/2/2016) saat meninjau lokasi rakit bersama Kades Cikadu, Dedi Sudjana.

Polisi tidak menyalahkan aparat desa setempat, demikian dengan pihak pengelola yang tidak melakukan pelaporan.

“Kami sayangkan pihak pengelola tidak melapor ke pihak aparat desa sehingga pelaku Curanmor bisa lolos begitu saja. Kami sudah memanggil pihak pengelola baik melalui Kades maupun Binmas. Namun yang bersangkutan belum datang,” jelas AKP Herri.

Polisi tidak akan melakukan penutupan rakit penyeberangan itu. Polsek akan memberika arahan bagaimana teknis, guna tidak ada lagi kejahatan lolos melalui jalur penyeberangan ini.

Kepala Desa Cikadu Dedi Sudjana merasa kecolongan, Curanmor bisa lolos melalui rakit penyeberangan.

“Saat membuat rakit penyeberangan, pengelola melakukan laporan ke desa. Namun saat rakit penyeberangan ini dioperasikan tidak melapor. Sesuai arahan Kapolsek, kami sampaikan untuk melibatkan Linmas, saat ini satu orang Linmas dilibatkan untuk membantu kemananan di tempat penyeberangan ini. Takutnya, ada orang asing berbuat jahat yang menyebrang melalui rakit ini,” tutur Kades.(ays)