Dorong ASN Purwakarta Lakukan Perubahan Cepat

Penjabat Sekda Purwakarta Norman Nugraha dalam Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) di Hotel Harper, Bungursari, Selasa (17/5/2022).

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Purwakarta, Jawa Barat, menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) di Hotel Harper, Bungursari, Selasa (17/5/2022).

Aparatur Sipil Negara atau ASN sebagai abdi negara dan abdi masyarakat diharuskan memahami betul empat pilar revolusi atau perubahan secara cepat.

Penjabat Sekda Purwakarta Norman Nugraha mengatakan, keempat pilar perubahan secara cepat tersebut adalah revolusi mindset atau pola pikir, revolusi asas kemandirian, revolusi sistem dan revolusi evaluasi.

Mewakili Bupati Purwakarta, Norman juga mengatakan, Bimtek Anjab dan ABK ini adalah sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kemampuan (ASN) untuk melaksanakan program analisis jabatan pada masing-masing unit kerja.

“Dalam menyusun Anjab dan ABK, terdapat serangkaian proses yang harus dilewati satu-persatu. Pertama adalah identifikasi mandat, desain organisasi, struktur organisasi, dan proses bisnis,” kata Norman pada sosialisasi dan Bimtek Anjab dan ABK yang diikuti perwakilan seluruh Perangkat Daerah Kabupaten Purwakarta.

Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) di Hotel Harper, Bungursari, Selasa (17/5/2022).

Selanjutnya, harus dibentuk juga tim pelaksana penyusun Anjab dan ABK yang kemudian akan melakukan analisis jabatan, pengumpulan data jabatan, pengolahan data jabatan, verifikasi jabatan yang terdiri dari uraian jabatan dan spesifikasi jabatan, validasi kebutuhan, serta penyusunan peta jabatan.

Ia juga berharap agar seluruh peserta Bimtek dari masing-masing Perangkat Daerah agar benar-benar mengikuti kegiatan ini dengan baik.

“Sehingga dalam penyusunan Anjab dan ABK dapat tersusun sesuai pedoman yang ditetapkan dan dapat dipertanggungjawabkan,” demikian Norman Nugraha.

Dalam giat tersebut nampak hadir juga para Asda, Staf Ahli dan narasumber Kemenpan RB.(ADV)