Warga Purwakarta Bisa Panggil Bidan ke Rumah Via Gadget

Foto : Di Kabupaten Purwakarta, bidan bisa dipanggil ke rumah via gadget atau smartphone.

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Biasanya bidan hanya menunggu didatangi keluarga dan pasien ibu hamil untuk malakukan persalinan, beda halnya di Kabupaten Purwakarta. Bidan bisa dipanggil ke rumah via gadget atau smartphone.

Program yang dinamai dengan “Bidan Gesit atau Sampurasun Bidan” ini, baru saja diluncurkan oleh pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta. Tujuannya, untuk meminimalisir angka kematian ibu dan anak. Dalam kondisi yang terbilang urgen semisal persalinan, posisi dan tanggung jawab bidan cukup besar.

Angka kematian ibu dan anak masih terbilang besar di Indonesia. Hal ini dikarenakan masih langka dan sulitnya akses mendapatkan pelayanan cepat dari seorang bidan, khususnya di pelosok pedesaan.  

Baca Juga  Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi Pemimpin Teladan Demokrasi

Foto : Di Kabupaten Purwakarta, bidan bisa dipanggil ke rumah via gadget atau smartphone.

Menjawab hal itu, Pemkab Purakarta berupaya memaksimalkan keberadaan teknologi untuk membantu profesionalitas bidan. Melalui sistem aplikasi untuk memanggil bidan desa, masyarakat yang membutuhkan jasa bidan, bisa memanggilnya melalui sebuah aplikasi di ponsel.‎ 

“‎Ke depan, masyarakat yang butuh bidan tinggal mengaksesnya melalui sebuah aplikasi. Nantinya, handphone bidan terdekat akan berbunyi, sebagai tanda jika mereka ada yang memanggil,” ujar Bupati Dedi, Selasa (23/1/2018).

Baca Juga  Pasir Langlang Purwakarta Wisata Ketenangan Batin

Kang Dedi menjelaskan, tujuan diluncurkannya program tersebut tak lain untuk memudahkan masyarakat yang membutuhkan jasa bidan. Misalnya, ada warga yang hendak melahirkan, sang suami tak perlu repot datang ke bidan. Karena dengan meng-klik aplikasi tersebut, bidan desa akan datang ke rumah.

“Bagi para suami, tak perlu galau lagi. Bila butuh pertolongan bidan, tinggal buka aja aplikasi ini lalu klik menu ‘Sampurasun Bidan’ dan bidan pun akan datang ke rumah,” jelas dia.

Foto : Di Kabupaten Purwakarta, bidan bisa dipanggil ke rumah via gadget atau smartphone.

Dedi menambahkan, ‎aplikasi ini merupakan salah satu menu dari aplikasi pelayanan pemerintah berbasis teknologi yang diberi nama ‘Ogan Lopian’. Jadi dalam program di satu aplikasi ini, bisa mencakup seluruh keperluan warga. 

Baca Juga  Ki Jaga Raksa Jadi Saksi World Ethnic Festival Acara Penutup Hari Jadi Purwakarta

Artinya, tak hanya di bidang kesehatan saja, tapi juga pelayanan di sektor lainnya. Misalnya, pendidikan, Damkar, hingga layanan pemerintahan lainnya bagi warga.

“Aplikasi ini, kami beri nama Ogan Lopian. Silahkan tinggal di download saja di smartphone. Tapi, untuk pelayanan khusus warga Purwkarta,” tambah dia.

Terkait jumlah bidan, Dedi menambahkan, sampai saat ini tidak ada problem. Menurutnya, ‎kebutuhan bidan di wilayahnya lebih dari cukup. Bahkan, sudah ada di seluruh desa yang ada.‎

EDITOR : DICKY ZULKIFLY