Gapura Tirta Rahayu PDAM Purwakarta Gerbang Menuju Kesejahteraan

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Purwakarta, Jawa Barat, berubah nama menjadi Gapura Tirta Rahayu PDAM Purwakarta. Pergantian nama ini berlandaskan pada Peraturan Bupati (Perbup) No209 tahun 2016 tertanggal 30 Desember 2016 tentang Visi, Misi, Moto dan Logo PDAM Purwakarta.

“Secara umum, gapura dalam logo Gapura Tirta Rahayu PDAM Purwakarta dimaknai sebagai gerbang menuju kesejahteraan, tirta adalah air kehidupan, sementara rahayu sebagai makna kedamaian, kesejahteraan dan keselamatan,” ujar Direktur Utama Gapura Tirta Rahayu PDAM Purwakarta, Dadang Saputra kepada headlinejabar.com, Rabu (2/8/2017) melalui Kasubag kepegawaian PDAM Purwakarta Kartika.

Baca Juga  Cicipi Indahnya Wisata Body Rafting Sungai Cikondang di Wanayasa Purwakarta

Berangkat dari pergantian nama berbasis falsafah sunda ini, PDAM hendak mentransformasikan pelayanan yang lebih baik.

“Dari segi visual rupa, lambang gapura dimaknai sebagai gerbang menuju kesejahteraan, air melambangkan dari sebuah perusahaan pengelolaan air, dan pipa melambangkan dari pelayanan kebutuhan air untuk masyarakat Purwakarta,” lanjut Dadang.

Foto : logo Gapura Tirta Rahayu PDAM Purwakarta.

Sementara dari segi visual warna, biru sebagai simbolisasi dari air bersih, hijau simbolisasi kepedulian terhadap lingkungan yang hijau dan putih, simbolis kejernihan hati yang memberikan manfaat kepada semua makhluk hidup.

Baca Juga  Di saat Presiden Jokowi Sangka Bupati Purwakarta Seorang Arsitek

“Dan semua kerangka-kerangka itu terparipurnakan dalam sebuah logo bernama Gapura Tirta Rahayu PDAM Purwakarta,” bebernya.

Ke depan, pihaknya mengharapkan pelayanan Gapura Tirta Rahayu PDAM Purwakarta terus mengalir seperti air. Dan selalu melakukan perbaikan pelayanan, guna tercipta kehidupan masyarakat Purwakarta sejahtera.

Seperti diketahui, Gapura Tirta Rahayu PDAM Purwakarta tengah melakukan pipanisasi air sepanjang 40 Km. Membentang mulai dari Waduk Ir H Djuanda di Jatiluhur, hingga Kecamatan Cibatu, perbatasan Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Subang.

Baca Juga  Tarling Pj Bupati Taufiq Ajak Warga Sama-sama Bangun Purwakarta

Dengan pemasangan jaringan baru ini, kebutuhan air untuk industri di Purwakarta akan terpenuhi pada tahun 2018 mendatang. 

EDITOR : DICKY ZULKIFLY