Hukum  

Di Purwakarta, 11 Anggota Geng Motor Terlibat Curas Diamankan Polisi

Foto : Polres Purwakarta mengekspos pelaku Curas dari latar belakang anggota geng motor mengatasnamakan Brigez di Mapolres Purwakarta

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta meringkus pelaku geng motor Brigez yang melakukan tindakan pencurian dengan kekerasan (Curas). Polisi turut mengamankan senjata api (Senpi) dari para pelaku geng motor, Kamis (3/3/2016).

Pelaku yang berjumlah 11 orang itu langsung diamankan ke Mapolres Purwakarta dengan barang bukti, 7 HP, 4 golok, 1 senjata api jenis 9,9 kaliber luger.

Baca Juga  Bea Cukai Purwakarta Musnahkan Ratusan Ribu Rokok Ilegal

Indra (38) misalnya, pelaku yang kini berstatus sebagai warga Koncara kedapati membawa sebilah kapak dan samurai. Aksi anarkis mereka berhasil direndam saat masyarakat mengadukan perilaku geng motor itu ke Polres Purwakarta.

Pasalnya, sejauh ini saat beroperas para anggota geng motor berani berbuat tindakan kekerasan terhadap warga. Dengan cara menodongkan Senpi da Sajam, pelaku dengan cepat membawa kabur barang-barang berharga milik korbannya.

Baca Juga  Polres Karawang Amankan Tiga Pelaku Pembuat STNK dan BPKB Palsu

“Kami tangkap mereka atas aduan masyarakat yang resah dengan keberadaan geng motor,” ujar Kapolres Purwakarta AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko.

Ke-11 orang pelaku Geng Motor yang melakukan aksi beberapa hari lalu di Koncara. Dalam aksinya tersebut para Geng motor dari Briges melukai 4 orang korban yang tengah nelintas di jalan.

Dari keempat korban dua orang dibacok, dua orang di pukuli dan dua buah motor di rampas dari korban.

Baca Juga  Perda KTR Purwakarta Belum Bisa Diberlakukan

“Setelah kami mendapatkan laporan dari masyarakat, langsung melakukan pengejaran terhadpa para pelaku geng motor,” ujar Kapolres Purwakarta AKBP. Trunoyudo Wisnu Andiko.

Selain mengamankan para pelaku, pihak kepolisian juga mengamankan beberapa barang bukti senjata tajam yang di gunakan para pelaku.

“Berbagai jenis senjata tajam kami sita dari para pelaku, senjata tersebut untuk melukai para korbannya,” tambah Kapolres.(jem/dzi)