Ini Cerita Kapolres Karawang Soal Kemampuan Dua Polwannya

Foto : Senjata api yang sering digunakan pelaku Curas. Sumber, istimewa

KARAWANG, headlinejabar.com
Kapolres Kabupaten Karawang AKBP Andi Mohammad Dicky Pastika Gading, menceritakan kasus ini bermula pada hari ini pukul 13.30 WIB. Saat itu dua Polwan yaitu Bripda Reza Anjelia dan Bripda Fintan Purnamasari tengah melakukan pengaturan di pertigaan Jalan Baru, Karawang. Tak lama keduanya dihampiri warga bernama Wiwit Pujirahayu yang melaporkan aksi penjambretan.

Aksi dua Polwan ini memang patut mendapat dua jempol. Pasalnya berbekal tangan kosong kedua Polwan ini berhasil membekuk pelaku jambret bersenjata api.

“Korban pun diarahkan keduanya untuk buat laporan ke kantor,” ujar Kapolres Kabupaten Karawang AKBP Andi Mohammad Dicky Pastika Gading dalam pesan singkat kepada detikcom Kamis (28/1/2016).

Belum selesai mengurus korban penjambretan, Keduanya kembali didatangi oleh Riki Rianto yang juga mengaku dijambret.

“Atas laporan dari dua korban, Bripda Reza dan Bripda Fintan berinsiatif datang ke lokasi kejadian, sesampai di sana didapati dua pelaku yang diketahui bernama Zulfikar Panji

dan Jaim Zaelani sedang melakukan penodongan terhadap korban yang ketiga kalinya atas nama Andreas,” paparnya.
Melihat dua Polwan yang datang, kedua pelaku jambret itu berusaha kabur dengan sepeda motor.

“Anggota saya dengan sigap langsung menendang keduanya hingga terjatuh dan langsung ditangkap. Dari hasil penggeledahan didapatkan senjata api,” paparnya.
Setelah diperiksa kedua pelaku ternyata telah beraksi sebanyak 38 kali beraksi di lokasi tersebut. Kini keduanya telah mendekam di balik jeruji polres.

“Saat ini sedang kita lakukan pengembangan lagi. Sejauh ini hasil pemeriksaan senjata api yang dimiliki pelaku ternyata replika. Saya salut atas keberanian dua anggota saya dalam bertugas,” pungkasnya.(detik/red)