Purwakarta Jadi Tuan Rumah Kampanye Antikorupsi Nasional: Edukasi dan Kolaborasi Diutamakan

Bupati Purwakarta Om Zein bersama Direktur Pendidikan dan Pelatihan Anti Korupsi KPK Yonathan Demme Tangdilintin.

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Suasana penuh semangat mewarnai kawasan wisata Situ Buleud pada Minggu, 13 Juli 2025, saat Kabupaten Purwakarta memulai rangkaian kegiatan Roadshow KPK 2025: Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi.

Bupati Saepul Bahri Binzen (Om Zein) dan Wakil Bupati Abang Ijo Hapidin secara resmi membuka kegiatan tersebut, menandai kepercayaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap komitmen Purwakarta dalam memperkuat integritas.

Selama dua hari, hingga Senin 14 Juli 2025, Purwakarta menjadi pusat perhatian nasional dalam upaya membangun kesadaran antikorupsi.

Baca Juga  Polres Purwakarta Tangkap Pelaku Curanmor Modus Baru

Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menyampaikan pesan moral melalui cara-cara yang mendekatkan masyarakat pada nilai-nilai integritas.

Dalam pidatonya, Om Zein menegaskan bahwa perhelatan ini merupakan momentum penting, bukan sekadar ajang seremonial.

Ia menyebut kegiatan ini sebagai langkah konkret dalam mengedukasi publik melalui pendekatan yang menyentuh aspek emosional dan sosial masyarakat.

“Ini adalah kesempatan emas untuk membumikan nilai antikorupsi melalui metode yang bisa diterima langsung oleh masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Om Zein.

Baca Juga  Pengadilan Agama Purwakarta: Angka Percerain Tinggi Dari Bulan Januari Sampai Agustus

Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK, Yonathan Demme Tangdilintin, turut memberikan sambutan.

Ia menyoroti pentingnya kerja sama lintas sektor dalam memperkuat gerakan antikorupsi.

Menurutnya, keberhasilan pemberantasan korupsi sangat bergantung pada sinergi antara pusat dan daerah, serta keterlibatan masyarakat dari berbagai kalangan.

Kegiatan yang digelar pun sangat variatif. Hari pertama dimulai dengan kuliah umum antikorupsi di Kampus UPI Purwakarta.

Malam harinya, masyarakat diajak untuk menyaksikan film bertema antikorupsi di Pendopo Desa Kiarapedes, menciptakan suasana akrab sekaligus reflektif.

Baca Juga  Dewan Pers Menang Lagi di PT Jakarta

Esok harinya, agenda berlanjut dengan penyuluhan di SMP Negeri 1 Kiarapedes serta sosialisasi kepada warga desa setempat.

Edukasi langsung ini menjadi inti dari pendekatan KPK dalam menanamkan nilai antikorupsi sejak dini dan secara luas.

Lewat pendekatan menyeluruh yang melibatkan pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum, diharapkan budaya antikorupsi dapat tumbuh secara konsisten di tengah kehidupan masyarakat Purwakarta.

Model ini pun diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam upaya serupa.***