DKP Berikan Konpensasi Korban Pohon Tumbang

Foto : Petugas DKP Purwakarta saat melakukan evakuasi batang pohon yang tumbang di Jalan Usman Purwakarta

PURWAKARTA, HeadlineJabar.com
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Purwakarta Ruslan Subanda mengakui sudah memberikan konpensasi kepada semua korban. Ruslan membenarkan terdapat satu mobil dan seorang pengendara motor menjadi korban peristiwa di luar dugaan tersebut.

“Kami sudah mengurusi biaya servis mobil dan motor. Termasuk biaya pengobatan korban di rumah sakit. Kami tidak akan membiarkan masyarakat saat terkena kerugian. Kami bertanggung jawab atas semua kerusakan dan kerugian,” kata Ruslan, di kantornya.

Namun, Ruslan menjabarkan jika jalur tersebut di bawah kewenangan provinsi. DKP Purwakarta selaku unsur pemerintah kabupaten tidak bisa menelentarkan peristiwa yang memerlukan tindakan cepat. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas Pemprov Jabar.

“Berbicara kemanusiaan, pihak pemerintah terdekat harus tanggap. Dan jelas, kami DKP Purwakarta yang melakukan perawatan, pencegahan dan pengawasan pohon di Purwakarta,” ujarnya.

Saat peristiwa, armada DKP sendiri tengah melakukan antisifasi pohon tumbang dengan melakukan pemangkasan dan penebangan setengah badan. Dengan demikian, kata Ruslan, kejadian ini di luar keinginan siapapun dan tanpa dugaan.

“Di saat musibah terjadi, kami sedang melakukan penebangan pohon-pohon berumur. Dalam waktu bersamaan terjadi pohon tumbang. Dan pohon yang tumbang sendiri masih berusia muda,” demikian Ruslan menjelaskan.

Sebelumnya, seorang pengendara motor, Aprijal (24) warga Kuningan nyaris tertimpa pohon tumbang di Jalan Veteran No 32 Usman Purwakarta, Selasa (24/11/2015) siang kemarin. Beruntung, batang pohon berukuran empat kali pinggang orang dewasa itu tidak langsung menimpa tubuh korban.

Aprijal hanya mengalami luka sedikit serius di bagian bibir atas dan bawah akibat terkena tempaan ranting yang mengenai helm pelindung kepala. Motor Honda Vario yang dikendarai korban sendiri rusak parah dan langsung dibengkelkan.

“Berangkat dari Karawang menuju Bandung. Tiba-tiba di Jalan Usman langsung kena musibah pohon tumbang. Saya tidak berkesempatan ngerem karena jaraknya cukup dekat,” jelas Aprijal, kepada Pasundan Ekspres saat ditemui di Kantor Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Purwakarta.

Aprijal sendiri usai melakukan pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih. Seluruh kerugian dan biaya pengobatan, diakuinyasai diurusi pihak DKP Purwakarta. Demikian biaya perbaikan servis kendaraan.

“Kata dokter luka di bibir akan membekas, karena di titik kulit dan daging paling tipis. Saya sudah menghubungi keluarga dan biaya kerugian sudah ditanggung pihak DKP,” ungkap Aprijal.

Saksi mata Agus Prasetyo (31) yang merupakan warga Usman mengungkapkan, saat peristiwa terjadi jalanan tidak terlalu ramai. Padahal, sebelum pohon jenis Angsana tersebut tumbang, ratusan buruh lalu lalang menggelar aksi kenaikan upah. Tanpa diprediksi pohon besar setinggi 9 meter itu roboh, padahal dalam kondisi baik.

“Tiba-tiba brak, roboh. Warga panik saat melihat ada pengendara motor tertimpa. Korban pingsan dan mengeluarkan darah dari mulut. Beruntung tidak apa-apa, hanya motornya saja yang kena bantingan dan rusak parah. Saya juga lihat pohonnya menimpa satu mobil yang sedang diparkir,” terang Agus.(dzi)