GIVEN Plered Sahkan Landasan Hukum

Anggota Generasi Vixion Independent (GIVEN) Plered

PURWAKARTA, HeadlineJabar.comĀ  Generasi Vixion Independent (GIVEN) Plered telah melakukan sidang anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) secara resmi di Villa Pasir Muncang Wanayasa Kabupaten Purwakarta, Sabtu, (19/09/2015) lalu.

Sidang ini bertujuan untuk memenuhi persyaratan sebuah organisasi club agar bisa dilegalisasi yg kemudian akan diaktanotariskan sehingga organisasi ini memiliki landasan hukum.

“Sidang ini bertujuan supaya semua program dan kegiatan club bisa diketahui oleh pemerintah terutama aparat kepolisian setempat,” kata Pembina dan Ketua umum GIVEN Plered, Ayi Muhammad Amin.

Sidang AD/ART yang berlangsung pada pukul 00.00 WIB malam, dihadiri oleh 2 anggota istimewa, 15 anggota biasa, 15 anggota umum dan 3 saksi perwakilan dari club lain dari Vixion Club Independent (VICI) Bandung, dan VCI Cimahi dan kang Fadlan dari Byson Independent Plered (BIPL).

“Alhamdulillah, sidang tersebut berjalan dengan hidmat meskipun sempat terjadi perdebatan antara pihak penggugat dan pembela, untungnya para pemimpin sidang bisa meredam dengan musyawarah untuk mencapai mufakat,” kata Ayi menjelaskan.

Sidang yang dipimpin oleh tiga presidium sidang yaitu Nono, Ricki dan Dedep berlangsung selama hampir 3 jam utk menyelesaikan AD/ART. Alhasil,  sidangpun menghasilkan 19 pasal Anggaran Dasar dan 20 Pasal Anggaran Rumah Tangga.

Pihak penggugat dan pembela yaitu Ijang, Cahya, dan Ahmad Jhon yang juga hadir di acara itu akhirnya menyepakati semua pasal-pasal tersebut sebagai fondasi organisasi vixion Plered.

“Semua anggota GIVEN Plered sangat senang dan terharu bisa mengikuti sidang ini karena hal ini merupakan pengalaman berharga bagi kami,” ungkap Andri, anggota GIVEN Plered.

Ucapan selamat dari club lain pun antusias bermunculan. Dibuktikan dengan foto bareng seluruh pengurus sebagai bukti bentuk support dari club yang diundang tersebut.

“Semoga apa yang menjadi tujuan dan visi misi kami sebagai club motor yang bisa merangkul seluruh generasi muda untuk diarahkan ke hal yang positif yaitu menjadi pribadi yang solid, mandiri, bisa menjaga nama baik daerah dari segi sosial, agama dan budaya,” ungkap Ricki selaku ketua panitia sidang.(din)