Keren… Fashion Show Pakaian Adat Meriahkan Festival Akhir Tahun Purwakarta

Foto : Panggung Fashion Show On The Street segera memamerkan pakaian adat Sunda, Samping Jangkung Gelung Jucung, di Areal Tjeplak Kuliner, Purwakarta, Sabtu (26/12/2015) malam ini

42 Peserta dari Berbagai Daerah akan Berjalan di Atas Catwalk Kenakan Pakaian Adat Sunda Malam ini

PURWAKARTA, HeadlineJabar.com
Rangkaian pagelaran seni dan festival akhir tahun yang dilaksanakan di Purwakarta semakin meriah. Setelah Festival Steak Maranggi, Festival Dalang Cilik, dan Festival Pesinden Tiga Provinsi, kini diadakan Fashion Show On The Street yang memamerkan pakaian adat Sunda, Samping Jangkung Gelung Jucung, di Areal Tjeplak Kuliner, Purwakarta, Sabtu (26/12/2015) malam ini.

Dalam Fashion Show On The Street ini, ada 42 peserta dari berbagai daerah yang akan berjalan diatas catwalk mengenakan pakaian adat Sunda, Samping Jangkung Gelung Jucung. Pakaian khas ini akan dikenakan dengan berbagai kombinasi yang tetap menonjolkan filosofi dari pemakaiannya.

Samping jangkung sering dikenakan oleh perempuan-perempuan Sunda terdahulu. Melambangkan kegesitan, kecepatan, dan kelembutan dalam bekerja sehari-hari. Sedangkan penggunaan gelung jucung dimaknai sebagai keuletan, kekuatan, dan kerja keras yang dimiliki oleh perempuan Sunda.

Kepala Bidang Pariwisata Kabupaten Purwakarta Asep Supriatna mengatakan bahwa festival seni seperti ini diagendakan untuk mempromosikan kebudayaan Sunda dengan cara yang modern. Program pariwisata dan kebudayaan ini juga mengedepankan nilai edukasi didalamnya. “Lokasinya sengaja di tempat terbuka agar semua warga ataupun pengunjung di Purwakarta bisa melihat, mempelajari, dan menceritakan event ini ke banyak orang,” kata Asep.

Salah seorang pengunjung asal Bandung, Dede (24) sengaja datang ke Purwakarta untuk melihat gelaran fashion show ini. Menurutnya, promosi budaya Sunda dengan pengemasan acara modern seperti ini perlu diapresiasi. “Acara ini sangat menarik. Konsepnya juga bisa masuk ke anak-anak muda agar lebih tertarik dengan budaya Sunda, terlebih kombinasi desain pakaiannya juga menarik,” kata Dede.(jem)