Keren… Karang Taruna Kampung Cibitung Bandung Barat Gelar Tebar Aksi Desa Berlari

Foto : Sejumlah masyarakat, khususnya kaum ibu saat mengikuti kegiatan tes kesehatan tensi darah dalam kegiatan Tebar Aksi Desa Berlari yang dilaksanakan oleh Karang Taruna Indonesia (KTI) Bukit Raya Unit RW 003 Kampung Cibitung, Desa Ciroyom Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (20/3/2016)

BANDUNG BARAT, headlinejabar.com

Karang Taruna Indonesia (KTI) Bukit Raya Unit RW 003 Kampung Cibitung, Desa Ciroyom Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menggelar aksi sosial, Tebar Aksi Desa Berlari, Minggu (20/3/2016). Dalam kegiatan tersebut, hadir puluhan warga masyarakat lingkup RW 003 Kampung Cibitung berpartisipasi.

Aksi sosial Tebar Aksi Desa Berlari yang dilaksanakan diisi dengan beberapa agenda. Antara lain Focus Group Discution (FGD) seputar Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Selain itu, agenda ini diisi dengan beberapa kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis.

Ketua Pelaksana Septian Insan menjelaskan, pihaknya baru pertama kali menggelar agenda seperti ini. Agenda ini merupakan program prioritas KTI RW 003 Kampung Cibitung.

“Ini merupakan program unggulan di wilayah sosial kesehatan masyarakat. Dan alhamdulillah, bisa berjalan maksimal,” terang Septian, kepada headlinejabar.com, usai kegiatan.

Sejak dibentuk melalui musyawarah besar (Mubes) pada 19 September 2015 lalu, KTI Bukit Raya Unit RW 003 Kampung Cibitung bergerilya melaksanakan berbagai kegiatan. Istimewanya, setiap kegiatan sukses dilaksanakan tanpa menggunakan anggaran pemerintah.

“Hasil rereongan (swadaya, red) kang. Semangat pemuda pemudi yang tergabung dalam karang taruna kami cukup tinggi. Semua kegiatan termasuk Tebar Aksi Desa Berlari ini, anggarannya diasilkan dari swadaya anggota,” papar dia.

Tebar Aksi Desa Berlari ini juga mendapat bantuan langsung dari tim penyuluh kesehatan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cikalongwetan Bandung Barat, Gugum Gilimar yang memaparkan materi PHBS. Untuk pemeriksaan gratis, turut hadir sejumlah mahasiswa kesehatan yang berkuliah di Kota Cimahi dan Kota Bandung.

“Dan semuanya antusias mengikuti pelaksanaan kegiatan kami ini. Harapannya, kegiatan ini bisa menjawab tantangan masyarakat di wilayah permasalahan kesehatan. Termasuk kami menginginkan kegiatan ini bisa terlaksana berkelanjutan,” terang Septian.

Bidang Pengembangan Pembangunan Daerah KTI Bukit Raya RW 003 Kampung Cibitung, Eka Budiman menambahkan, selain menggelar Tebar Aksi Desa Berlari, pihaknya masih memiliki banyak program di wilayah sosial, pendidikan, dan ekonomi.

“Nanti tunggu kejutannya yang akan kami berikan melalui pengabdian KTI Bukit Raya Unit RW 003 Kampung Cibitung ini,” papar Eka.

Foto : Pengurus KTI Bukit Raya Unit RW 003 Kampung Cibitung saat ngumpul bersama melakukan evaluasi hasil kegiatan Tebar Aksi Desa Berlari di Kampung Cibitung, Desa Ciroyom, Kecamatan Cipeundeuy Bandung Barat, Jawa Barat

Wakil Ketua KTI Bukit Raya Unit RW 003 Kampung Cibitung, Saepudin mengapresiasi penuh apa yang sudah dilaksanakan karang tarunanya. Termasuk, ia berterima kasih kepada semua pihak khususnya masyarakat Kampung Cibitung yang sudah berpartisipasi aktif mensukseskan agenda tersebut.

“Banyak potensi yang perlu dimaksimalkan di ranah masyarakat perdesaan. Kuncinya memang karang taruna, sebagai soko penggerak peradaban masyarakat. Khususnya KTI Bukit Raya Unit RW 003 Kampung Cibitung diharapkan lebih maksimal kedepannya dalam menjalankan program-program yang ada,” terang Saepudin.

Sebagai informasi, Ketua KTI Bukit Raya Unit RW 003 Kampung Cibitung, Dani tengah melaksanakan pendidikan latihan (Diklat) bahasa Inggris bersama Madrasah Karya Madani di Kampung Inggris Pare, Jawa Timur. Sehingga, Ketua Dani tidak bisa dimintai keterangan seputar kegiatan yang sudah dilaksanakan pasukannya tersebut. Kang Dani, sapaan akrab pemuda ini rupanya juga aktif sebagai Pengajar dan Kesiswaan di Madrasah Karya Madani yang berlokasi di Desa Ciroyom.

“Nah, mungkin sepulang pak ketua dari Kampung Pare, beliau turut diharapkan bisa berbagi pengalaman dan wawasan yang didapat seputar penguasaan bahasa Inggris kepada anggota karang taruna dan masyarakat di sini. Ya, paling tidak, beliau bisa berpidato menggunakan bahasa Inggris,” tutup Saepudin, diiringi canda tawa.(dzi)