Masih Proses Lelang, Pembangunan Pujasera Tahap Dua akan Dilanjut

Bangunan Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) yang Belum Selesai Dibangun

PURWAKARTA, HeadlineJabar.com Pembangunan Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) yang terletak di bilangan Jalan Taman Pahlawan Purwakarta belum dilanjutkan. Alasannya, proses pembangunan yang kini memasuki tahap kedua itu, masih dalam tahap lelang.

Pada pembangunan tahap satu, Pujasera dibangun dengan serapa anggaran Rp1 miliar dari APBD Purwakarta TA 2014. Di tahun 2015 ini, diketahui Pujasera dibangun dengan besaran anggaran serupa.

Pihak Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Purwakarta selaku kuasa pengguna anggaran (KPA), membenarkan jika pembangunan Pujasera tahap kedua belum dilakukan.

“Pembangunan akan ada lanjutan di tahap kedua. Karena memang ini pengalihan kewenangan estapet pekerjaan, dari Kabid yang dulu ke yang sekarang, bukan berarti diterbengkalaikan. Butuh proses, penyelesaian akan berjalan. Dan sekarang masih dalam tahap lelang,” jelas Kabid Perdagangan Diskoperindag Purwakarta, Iis Sri Sugiharti.

Terkait anggapan bangunan terlihat belum layak ditempati, Iis mengklarifikasi, jika finishing pembangunan tahap satu memang begitu adanya. Dalam artian, pembangunan tahap satu sudah selesai.

“Desain perencanaannya untuk menyelesaikan Pujasera, dari Dinas Ciptakarya belum selesai. Jadi belum bisa dilanjutkan,” beber Iis.

Sejauh ini, Pujasera diproyeksikan untuk menampung seluruh pedagang jajanan dan PKL di sepanjang Jalan Taman Pahlawan. Namun, karena belum selesai dibangun, Pujasera belum bisa ditempati.

“Kalau pembangunan tahap kedua selesai, baru bisa ditempati. Kami minta pedagang dan masyarakat bersabar. Untuk tahap pertama sudah selesai segituh, nanti dilanjut dengan tahap kedua finishingnya diselesaikan. Memang ketentuannya juga kalau pembangunan belum selesai, penggunannya tidak akan diserahkan,” ungkap Iis.

Alasan lain, menghindari ketidaknyamanan para pengunjung juga menjadi faktor Pujasera yang baru dibangun 50 persen.

“Tapi kan tidak bisa diburu-buru. harus ada pembangunan tahap dua. Baru bisa diselesaikan dan ditempati,” pungkas Iis.(dzi)