MDGs Belum Berhasil, SDGs Tahun 2016 Siap Melanjutkan

Foto : Sekertariat Bappenas Arum Atmawikara bersama Kepala Bappeda Kota Sukabumi Rudi Juansyah, saat Lokakarya MDGs di Sebuah Hotel di kota Sukabumi, Selasa (18/11/2015).

SUKABUMI, HeadlineJabar.com
Program Millennium Development Goals (MDGs) yang dicetuskan oleh
Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dirasakan masih belum berhasil di Indonesia, terutama dalam menuntaskan permasalahan kemiskinan. Padahal tahun depan akan digulirkan program Sustainable Development Goals (SDGs Pembangunan berkelanjutan) dengan target goals dan indikator yang
lebih banyak.

“Masih banyak beberapa daerah di Indonesia yang belum bisa memenuhi target pencapaian MDGs, terumata dalam penaggulangan kemiskinan,” ujar Sekretariat MDGS Nasional Bappenas Dr. Arum Atmawikara disalah satu hotel di Kota Sukabumi, Selasa (18/11/2015).

Pemerintah Daerah harus berkomitmen jika ingin berhasil dalam capaian program SDGs, diantaranya perencanaan harus matang, DPR dan seluruh elemen baik masyarakat maupun cendikiawan harus dilibatkan.

“Komunikasi harus terjalin dengan baik, dan informasi harus disebarluaskan dari pemerintah daerah kesemua elemen masyarakat,” tandasnya.

Sebelumnya  MDGs mempunyai 8 goal, 18 target dan 63 indikator. Sedangkan SDGs jumlah programnya manjadi lebih banyak, yakni 17 goal 169 target dan kurang lebih mempunyai 300 indikator.

“Semua harus optimis demi capaian SDGs yang dimulai tahun 2016 nanti, karena program MDGs maupun SDGs merupakan program tujuan Negara kita,” tegasnya.

Kota Sukabumi sendiri menurut kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
(BAPPEDA) Rudi Juansyah pencapaian MDGs terbagi dalam tiga klasifikasi yang tercapai sudah 37 persen, yang hampir 39 persen dan yang belum tercapai sekitar 20 persen.

“20 persen ini yang dianggap berat, kedepan mungkin ada dorongan dan inovasi hingga bisa memenuhi target percepatan,” ungkap Rudi.

Program SDGs yang akan diluncurkan di tahun 2016 diakuinya untuk langkah awal pasti berat dirasakan oleh pemerintah daerah, namun kami yakin untuk kedepannya kami akan lakukan upaya untuk capaian targetnya.

“Pada saat MDGs pemkot Sukabumi menyediakan anggaran sebesar 10 persen dari APBD, karna SDGs lebih banyak goals target dan indikatornya kemungkinan akan ditambah namun belum diketahui berapa besarannya,” pungkasnya.(rie)