Warga Cikaobandung Pertanyakan Bantuan Kompensasi PT Wika yang Diterima Pihak Desa

Foto : Bekas proyek pipa yang dikelola PT Wika telah menggunakan lahan warga. Mengakibatkan jalan warga harus mengalami perbaikan. Tepatnya, lahan warga yang harus diperbaiki di lokasi Kp Leuwi Kuda, Desa Cikaobandung.

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Warga Desa Cikaobandung Kecamatan Jatiluhur pertanyakan bantuan atau kompensasi yang diterima oleh pihak desa dari PT Wika yang merupakan subkontraktor dari PT South Pasific Viscose (SPV). Pasalnya, dana yang diberikan kepada desa itu diperuntukan guna perbaikan jalan lingkungan di wilayahnya.

 

Informasi yang diterima headlinejabar.com, proyek pipa yang dikelola PT Wika telah menggunakan lahan warga. Dan, mengakibatkan jalan warga harus mengalami perbaikan. Tepatnya, lahan warga yang harus diperbaiki di lokasi Kp Leuwi Kuda, Desa Cikaobandung.

“Ia, informasi yang kami terima, pihak pengelola proyek PT SPV yaitu PT Wika telah memberikan bantuan sebesar Rp75 juta untuk perbaikan di lahan yang rusak,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya. Menurutnya, pemberian bantuan tersebut telah diserahkan kurang lebih 3 pekan yang lalu.

Namun, hingga kini belum juga ada perbaikan di lokasi tersebut. “Kami hanya mempertanyakan saja,” sambungnya. Seraya berharap, dana yang diiterima pihak desa itu nantinya akan cukup untuk memperbaiki semua kerusakan.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Cikaobandung, Pupung Puryanti melalui Bamusdes Cikaobandung, Suherman Jaelani membenarkan jika desa telah menerima bantuan sebesar Rp75 juta, kini dana tesebut masih belum digunakan dan masih disimpen dikas desa.

“Berhubung proyek PT Wika belum beres dan masih melalui jalan kami, jadi jalan tersebut belum diperbaiki,” ungkapnya didampingi mantan Kades Cikaobandung yang juga suami Kades Cikaobandung terpilih.

Dilanjutkannya, dana yang diterima pihak desa tersebut nantinya diperuntukan untuk memperbaiki jalan sepanjang 250 meter dengan lebar 3 meter.(ays)