Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana Penting Bagi Kaum Ibu

Foto : Anggota DPR-RI Fraksi Gerindra Drg Putih Sari menggelar sosialisasi pentingnya kesehatan reproduksi dan keluarga berencana, Jumat (16/10/2015) di Kantor Kelurahan Tunggak Jati Kecamatan Karawang Barat

KARAWANG, HeadlineJabar.com
Wawasan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana bagi masyarakat memang cukup dirasa penting. Khususnya bagi kaum ibu, kesehatanrl reproduksi dan keluarga berencana merupakan kunci kesejahteraan.

Guna merealisasikan hal tersebut, Anggota DPR-RI Fraksi Gerindra Drg Putih Sari menggelar sosialisasi pentingnya kesehatan reproduksi dan keluarga berencana, Jumat (16/10/2015) di Kantor Kelurahan Tunggak Jati Kecamatan Karawang Barat.

Putih menggaet kerjasama dengan
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Tujuannya, sosialisasi tersampaikan secara konsepan dan mekanisme teknis yang baik.

Putih Sari yang merupakan Anggota Komisi IX DPR-RI ini, menjelaskan kepada peserta yang hadir tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi terutama bagi kaum ibu. Menurut Putih, kegiatan sosialisasi ini diharapkan bisa memberikan informasi positif untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Masyarakat Jawa Barat ada sebanyak 45 Juta. Dalam setiap tahun ada pertambahan penduduk 4,5 Juta orang, dan ini menjadi permasalahan serius yang harus segera ditangani,” ungkapnya.

Saat ini, kata Putih, Indonesia dihadapkan pada dua masalah kependudukan yang perlu mendapatkan perhatian dari semua pihak. Pertama yaitu dari segi kuantitas, dimana jumlah masyarakat yang terus bertambah dari tahun-ketahun.

“Kedua soal kualitas masyarakat yang belum sepenuhnya mempersiapkan sumberdaya yang mempunyai pendidikan berkualitas. Saat ini, tercatat ada sebanyak 250 juta warga Indonesia dan menjadi peringkat keempat warga negara terbanyak di dunia setelah Amerika,” papar Putih.

Sedangkan dari segi kualitas, masyarakat belum begitu memperhatikan tentang pentingnya mengenyam pendidikan yang layak. Untuk itu, dengan keberadaan BKKBN yang terus memberikan sosialisasi perihal kesehatan reproduksi ini bisa menuntaskan dua masalah yang tengah dihadapi oleh Indonesia tersebut.

“Sehingga ketika kualitas pendidikan masyarakat kita ditingkatkan, diharapkan bisa bersaing menuju masyarakat MEA 2015 ini. Karena tujuan sosialisasi yang diberikan oleh BKKBN ini adalah agar kualitas masyarakat kita menjadi lebih baik dari saat ini,” tutur Putih.

Sementara itu, dalam acara kemarin turut hadir perwakilan pengurus BKKBN Provinsi Jawa Barat Elma dan BKKBN Karawang W.Sudrajat. Kedua narasumber itu juga memparkan banyak hal tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi yang perlu diketahui oleh masyarakat.

Salah satu narasumber, W.Sudrajat mengatakan, acara sosialisasi kesehatan reproduksi bagi kaum ibu ini dilakukan untuk memberikan pemahaman dan wawasan kepada para ibu akan pentingnya kesehatan reproduksi dan menjadi bekal dalam menjalani kehidupan yang sehat.

Selain itu, kegiatan sosialisasi ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan intensitas layanan KB bagi pasangan usia muda guna mencegah kelahiran di usia remaja. BKKBN, kata dia, juga akan menggencarkan program Generasi Berencana (GenRe).

Program GenRe dimaksudkan untuk mengenalkan program kependudukan, KB dan pembangunan keluarga kepada generasi penerus bangsa. Bahkan BKKBN, tambah dia, juga akan melakukan pembinaan mengenai ketahanan dan pemberdayaan keluarga melalui kelompok kegiatan bina keluarga.

“Tujuannya untuk melestarikan kesertaan ber-KB dan memberikan pengaruh kepada keluarga calon akseptor untuk ber-KB,” katanya.

Kurang lebih sekitar dua ratus warga dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Karawang Barat, Kutawaluya, dan Rengasdengklok antusias mengikuti sosialisasi tersebut. Hadir juga aparatur kelurahan setempat.(got/dzi)