Kota Depok Targetkan 206.524 Balita Ikut PIN Polio

Foto : Ilustrasi PIN Polio

DEPOK, headlinejabar.com

Dalam rangka hari Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat, menargetkan 206.524 balita ikut serta dalam PIN Polio. PIN Polio merupakan program serentak dari pemerintah yang dilaksanakan selama 8 sampai 15 Maret 2016

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Lies Karmawati mengatakan, sasaran yang dituju pada PIN Polio adalah anak usia 0 sampai 59 bulan tanpa memandang status imunisasinya. Untuk di Kota Depok sendiri, sasarannya sejumlah 206.524 balita.

“PIN Polio ini dilakukan untuk memberikan perlindungan secara optimal dan merata pada kelompok anak usia 0 sampai 5 tahun kurang 1 hari terhadap munculnya kasus polio yang disebabkan oleh virus polio impor,” kata Lies, Kamis (10/3/2016).

Pekan imunisasi ini diberikan berupa penetesan vaksin melalui mulut bagi anak balita sebanyak dua tetes. Pemberian vaksin Polio di Kota Depok dilakukan dibeberapa tempat yaitu di Puskesmas, Posyandu, Pos PIN, klinik swasta, rumah sakit, stasiun, terminal, dan pusat perbelanjaan dibawah koordinasi Dinkes Kota Depok.

“Jadi ibu-ibu bisa membawa anaknya ke tempat terdekat,” ucapnya.

Pelaksanaan PIN di Kota Depok sendiri berlangsung serentak pada 8 Maret 2016. Selanjutnya, selama tiga hari kedepan para petugas Puskesmas dibantu Kader akan melakukan sweeping selama tiga hari yang dimaksud untuk memberikan vaksin Polio kepada anak yang hari ini tidak dapat hadir.

“Agar pelaksanaan PIN ini berlangsung maksimal, kami melakukan sweeping bagi balita yang belum melakukan imunisasi yang disebabkan oleh berbagai alasan,”  tegasnya.

Walikota Depok Mohammad Idris mengatakan bahwa program ini sangat efektif bagi kesehatan masyarakat . Pasalnya, jika tidak melakukan imunisasi Polio akan memunculkan kecacatan anggota tubuh dan dapat menyebar sehingga harus diantisipasi. “Semoga usaha pencegahan ini dapat membantu mengurangi virus Polio di Kota Depok,” katanya.(yog/dzi)