RSKG Ny RA Habibie Mampu Layani 600 Pasien

Foto : Presiden Indonesia Ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie, meresmikan bangunan baru Rumah Sakit Khusus Ginjal (RSKG) Ny RA Habibie di Jl Tubagus Ismail No46 Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (8/8/2016).(Redaksi)

BANDUNG, headlinejabar.com

Presiden Indonesia Ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie, meresmikan bangunan baru Rumah Sakit Khusus Ginjal (RSKG) Ny RA Habibie di Jl Tubagus Ismail No46 Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (8/8/2016). Rumah sakit khusus tipe C ini memberikan pelayanan hemodialisis  dilengkapi 60 mesin dengan kapasitas 360 pasien serta melayani peserta BPJS sekitar 97 persen.

Dengan gedung baru, RSKG Ny RA Habibie mampu mengoperasikan 100 mesin dengan kapasitas 600 pasien. “Alhamdulillah ini adalah fasilitas rumah sakit ginjal terbaik di Indonesia itu hadir di Kota Bandung dengan peresmian oleh Presiden Indonesia yang ketiga, Pak Habibie,” ucap Walikota Bandung Ridwan Kamil kepada awak media usai peresmian.

Baca Juga  Kabupaten Purwakarta Menuju Universal Health Coverage

Ia mengapresiasi keluarga besar Habibie yang memiliki kepedulian terhadap kemanusiaan. “Ini juga sangat luar biasa karena memang keluarga Pak Habibie sangat peduli pada bisnis dan kegiatan kemanusiaan, salah satunya adik Pak Habibie, Ibu Srie Habibie, adalah katua yayasan di mana pembangunan ini sudah lebih dari 25 tahun dan sekarang ada penambahan fasilitas baru,” tambah Ridwan.

Baca Juga  Pak Uu Imbau Masyarakat Jaga Data Diri dalam Sertifikat Vaksin

RSKG Ny RA Habibie telah dibangun sejak 8 Agustus 1988 di Jl Aceh, Bandung, atas prakarsa Yayasan Pembinaan Asuhan Bunda (YPAB) bekerja sama dengan Nefrolog Jawa Barat yang dipimpin oleh Prof Dr Enday Sukandar Sp PD-KGM. Baru pada tahun 1993, rumah sakit ini berpindah ke lokasi saat ini. Rumah sakit ini didirikan atas kolaborasi antara Nederland Batam Foundation (NEBA), Child Support Indonesia Foundation, Ton Donkersloot, dan Dialyse Centrum Groningen.

Selain pelayanan kesehatan, RSKG Ny RA Habibie ini juga menjadi pusat riset dan pelatihan teknik dialisis. Pelatihan ditujukan untuk tenaga dokter spesialis penyakit dalam, dokter umum, perawat, dan teknisi.

Baca Juga  Pemkab Purwakarta Siapkan Rp15 Miliar Belanja Vaksin 2021

“Di sini juga tidak hanya rumah sakit tapi juga pusat pendidikan, itu yang luar biasa. Jadi tadi kita lihat semua dokter-dokter dari seluruh Indonesia dilatihnya juga di rumah sakit ini,” terang Ridwan.

Peresmian gedung rumah sakit empat lantai ini turut dihadiri Ketua Yayasan Pembinaan Asuhan Bunda, Sri Sudarsono, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Keluarga Besar Habibie dan Keluarga Besar Sudarsono.(*)

Editor : Dicky Zulkifly