Sambangi RS PTPN VIII Subang, BPJamsostek Purwakarta Sosialisasi Program dan MLT

SUBANG, headlinejabar.com

Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Cabang Purwakarta menggelar Sosialisasi Program dan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) BPJamsostek bagi tenaga kerja di PT Agro Medika Nusantara (Rumah Sakit PTPN VIII Subang), Selasa 21 Mei 2024.

Sosialisasi tersebut diperuntukkan bagi tenaga kerja di rumah sakit yang berlokasi di Jl. Otto Iskandar Dinata No. 1, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan/Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Baca Juga  Covid-19 Purwakarta, Positif Nambah 5 Orang

Kepala Kantor BPJamsostek Cabang Purwakarta Wira Junjungan Sirait mengapresiasi tingginya antusiasme peserta sosialisasi yang terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan.

“Sosialisasi tersebut merupakan salah satu rangkaian acara rapat koordinasi teknis yang diadakan secara mingguan oleh Rumah Sakit PTPN VIII Subang dan dihadiri oleh pejabat dan karyawan rumah sakit,” ucap Wira.

Antusiasme dari peserta sosialisasi sangat tinggi terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, khususnya seputar Pinjaman Renovasi Rumah (PRP), Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), Kredit Pemilikan Rumah/Apartemen (KPR/KPA), juga tentang program SERTAKAN atau Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda.

Baca Juga  Hari Pertama di Bale Nageri, Bupati Anne Ratna Mustika Terima Curhatan Warga

Dijelaskannya, syarat untuk mendapatkan manfaat layanan tambahan ini antara lain, perusahaan segmen Penerima Upah (PU).

Kemudian, sambungnya, terdaftar pada program Jaminan Hari Tua (JHT) dengan masa kepesertaan minimal satu tahun dan perusahaan harus tertib administrasi juga tertib iuran.

“Pengajuan pinjaman atau kredit untuk MLT dan pendaftaran Sertakan dapat juga dilakukan melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMo),” ujar Wira.

Baca Juga  Jasa Tirta II Serahkan Bantuan APD Untuk Tenaga Medis

Lebih lanjut dirinya mengatakan, berbagai program unggulan BPJamsostek ini sebagai wujud hadirnya negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat pekerja.

“Sehingga para pekerja ini bisa fokus untuk kerja keras tanpa cemas dan keluarganya pun sejahtera,” ucap Wira.