Bahas Purwakarta, 16 Pimpinan Perguruan Tinggi Gelar Pertemuan

Foto : Pertemuan pimpinan perguruan tinggi Purwakarta di ruang rapat Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta. Pertemuan mereka dilakukan untuk membahas konsepsi Pembangunan budaya akademik lingkungan perguruan tinggi dan pembangunan Purwakarta.

PURWAKARTAheadlinejabar.com

Sedikitnya 16 pimpinan perguruan tinggi yang ada di Purwakarta menggelar pertemuan di ruang rapat Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta, Selasa (26/1/2016) pagi. Pertemuan mereka dilakukan untuk membahas konsepsi Pembangunan budaya akademik lingkungan perguruan tinggi dan pembangunan Purwakarta.

Seluruh pimpinan perguruan tinggi (PT) itu berasal dari kategori swasta maupun negeri dengan segmentasi kajian berbeda. Pertemuan tersebut diisi dengan rangkaian acara silaturrahmi dan dialog. Rencananya, hasil musyawarah tersebut kedepannya akan dibentuk Forum Komunikasi Pimpinan Perguruan Tinggi Purwakarta yang sempat vakum sejak 2002 silam. Dalam diskusi tersebut, masing-masing pimpinan PT swasta maupun negeri menyampaikan pandangannya seputar konsep pembangunan budaya akademik lingkungan perguruan tinggi.

Direktur UPI Kampus Purwakarta Drs Turmudi MEd MSc PhD bertindak selaku pembicara menuturkan, untuk membangun budaya akademik lingkungan perguruan tinggi perlu ada sinergi antar sesama pengelola perguruan tinggi di Purwakarta. Integritas tersebut dipandang sebagai nilai yang akan menghasilkan satu gagasan niatan sama-sama membangun Purwakarta.

“Khususnya kita selaku perguruan tinggi melindungi hak akademik maupun civitas akademik. Sehingga kehadiran perguruan tinggi yang berbeda segmentasi kajian bisa bersinergi saat melakukan sumbangsing pengabdian tri dharma kepada lingkungan sosial,” ungkap Direktur Turmudi dalam sambutannya.

Selain itu, ia mengharapkan, melalui pertemuan tersebut perguruan tinggi dapat menularkan hasil kajian dan penelitian berdasarkan pembindangan. Sehingga, kebutuhan pembangunan budaya akademik di Purwakarta lengkap dari berbagai segmen. Mulai dari teknologi, perekonomian, agama, pendidikan, sosial politik, kesehatan sampai permasalahan hukum.

“Dengan jumlah perguruan tinggi yang ada, kita pandang sesuai saat kekuatannya disatukan. Apa yang menjadi gagasan akan menjadi nilai berharga bagi masa depan dunia pendidikan di Purwakarta. Perguruan tinggi diharapkan bisa memaksimalkan peran implementasi tri dharma melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat,” tutur dia.

Wakil Direktur UPI Kampus Purwakarta Dr H Agus Muharam MPd menambahkan, pimpinan perguruan tinggi yang hadir dan berdiskusi berasal dari 16 perguruan tinggi yang ada di Purwakarta. Mereka berasal dari segmentasi kajian berbeda, UPI Purwakarta memprakarsai forum yang sempat vakum belasan tahun untuk dihidupkan sendiri. Disamping itu, ada hal yang menurutnya tak kalah penting, yakni membangun budaya akademik yang lebih berkualitas harus ditopang oleh kerjasama antar perguruan tinggi.

“UPI Purwakarta ingin mengajak silaturrahmi semua PT yang ada, upaya meningkatkan bagaimana PT meningktkan kualitas, dan satu cara mempererat sinergisitas keragaman disiplin ilmu dalam membangun daerah. Salah satunya, mereka pimpinan perguruan tinggi harus bisa duduk bareng mengkaji kebutuhan daerah,” ungkap Dr Agus.

Pihaknya mengharapkan, kegiatan tersebut mampu mengangkat nilai dan kualitas pendidikan PT di Purwakarta supaya lebih maju, para anggota forum bisa membuat kajian tri dharma, dan perguruan tinggi bisa menyumbangkan kemajuan bagi negara secara nyata.

“Kami coba merevitaliasi dulu untuk mendiskusikan forum pertemuan minimal sebulan sekali melakukan kajian ilmu. Dulu pernah ada forum itu pada 2001, sudah berjalan beberapa tahun. Namun forum tersebut pascadibentuk tidak ada aktifitas berarti. Kami coba di era saat ini. Intinya satu, bagaimana kebersamaan dalam menjabarkan visi untuk mengembangkan agar masyarakat Purwakarta lebih maju. Satu saat kita para pimpinan perguruan tinggi berkumpul meningkatkan pendidikan di Purwakarta,” pungkasnya.(aga)