Belasan Pemuda Putus Sekolah BBC Purwakarta Ikuti Pelatihan Wirausaha Percetakan

Foto : Perwakilan Pemuda Putus Sekolah di Desa Babakancikao menunjukkan hasil karyanya dalam pelatihan kewirausahaan bidang percetakan

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Belasan pemuda putus sekolah jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTA) Kampung Tabrik RT 011 RW 05 Desa Babakancikao (BBC) Kecamatan Babakancikao Kabupaten Purwakarta mengikuti pelatihan kewirausahaan bidang percetakan, Sabtu (13/2/2016). Ikut serta pemuda ini, dalam rangka memupuk semangat dan kreativitas pemuda yang terjegal putus berpendidikan.

Pelatihan ini digelar atas kerja sama yang dijalin oleh mahasiswa dan pemuda di Purwakarta. Di antaranya pemuda yang tergabung dalam Keluarga Angkatan Muda Inspiratif (KAMI), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Purwakarta beserta mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Purwakarta.

“Kegiatan ini kami isi dengan pelatihan materi dan praktik  percetakan branding kantong plastik dengan mendatangkan pelatih dari Bandung, serta sharing bisnis dipandu Ketum HIPMI Purwakarta Rayhan,” jelas Edi Ketua Kelompok Pemuda Desa Babakancikao.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di sekretariat pemuda Babakancikao Kampung Tabrik RT 011 RW 05 Desa Babakancikao. Dalam pelaksanaan, hadir pejabat RW, kepala dusun dan Kades Babakancikao.

Dalam sambutan, Kades Bababakancikao Suminar  mengapresiasi kegiatan inspiratif para pemuda di desanya itu. Menurutnya, hal seperti ini bisa memberikan dampak positif bagi para pemuda yang notabene berlatar belakang pengangguran. Tanpa bantuan dan inisatif pemuda setempat, pemerintah desa tidak dapat berbuat banyak. Sebab, dalam membangun desa perlu ada sikap kooperatif antara pemerintah dengan seluruh unsur masyarakat desa.

“Pelaksanaan pelatihan ini tentunya sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat, karena sebetulnya tidak menutup kemungkinan masih banyak pemuda pemudi lain di Purwakarta yang masih belum memiliki pekerjaan. Di sisi lain, hal ini menjadi landasan bagi HMI, KAMI, serta HIPMI kedepan untuk melaksanakan pelatihan-pelatihan lain di Purwakarta,” papar Kades Suminar.

Khusus untuk kelompok usaha hasil pelatihan itu, pemerintah desa dan pemuda di Babakancikao berkomitmen untuk terus membina para pemuda  guna membuka garapan. Pemerintah desa, menurutnya akan mensuport dari berbagai bidang keperluan. Dukungan mesti dilakukan semua pihak, guna menopang kemajuan usaha mandiri pemuda agar tetap berjalan.

“Kami juga berharap, agenda serupa dapat secepatnya berjalan bagi pemuda pemudi lainnya karena untuk membangun generasi muda di Purwakarta membutuhkan ikhtiar nyata serta kerjasama kita semua. Mereka ada di sekitar kita, mereka membutuhkan bantuan kita, mari bersama membangun umat dan bangsa,” tutup Kades Suminar.(aga)