Berkarakter, Pelajar Purwakarta Wajib Bersihkan Lingkungan Sekolah

PURWAKARTA, headlinejabar.com
Setelah sukses dengan panen raya, kini Pelajar Purwakarta, Jawa Barat, bersiap kembali ditempa melalui sistem pendidikan berkarakter yang telah 10 tahun diterapkan. Mulai pekan depan, setiap pelajar di Purwakarta diwajibkan untuk membawa alat kebersihan ke sekolah untuk terlibat secara langsung menjaga kebersihan dan keindahan sekolah mereka.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Purwakarta (Disdikpora) Purwakarta, HM Rasmita NS mengatakan, program ini tidak lepas dari concern Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi yang selalu berusaha mengintegrasikan nilai karakter kepada seluruh pelajar di Purwakarta. 
“Ini instruksi dari pak bupati, kami segera tindak lanjuti melalui surat edaran ke semua sekolah agar dapat segera dilaksanakan,” kata Rasmita, di sela Kegiatan Arisan Gotong Royong yang diselenggarakan di Desa Margasari, Pasawahan Purwakarta, Selasa (29/3/2016).
Pria yang juga menjabat Ketua PGRI Purwakarta ini menegaskan, pengelolaan kebersihan di lingkungan sekolah tidak boleh hanya mengandalkan petugas saja. Melainkan seluruh warga belajar harus ikut bertanggung jawab karena pelajar merupakan bagian dari entitas sekolah yang harus menjalankan pendidikan aplikatif. 
“Jadi sebelum masuk sekolah itu, anak-anak membersihkan lingkungan dulu, ini cermin ilmu yang langsung diamalkan, bagus untuk anak-anak kita, jadi tidak boleh lagi mengandalkan petugas di sekolah,” papar dia.
Rasmita menutup keterangannya kepada Humas Pemerintah Kabupaten Purwakarta dengan mengatakan bahwa ke depan pihaknya akan mendorong Pelajar Purwakarta untuk melakukan pengembangan pupuk kompos. 
“Sekolah juga harus mengembangkan pupuk kompos dengan melibatkan seluruh pelajar, sehingga pelajar Purwakarta menjadi Pelajar Produktif,” tutup Rasmita menutup.(jem/dzi)