Disdik Purwakarta Libatkan Psikolog dalam Pendampingan Orang Tua Siswa Peserta Program Karakter

PURWAKARTA, headlinejabar.com
Dalam upaya memperkuat implementasi pendidikan karakter, Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta mengadakan sesi parenting yang melibatkan psikolog profesional untuk membimbing para orang tua siswa yang sedang mengikuti pelatihan penguatan karakter bela negara.
Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 8 Mei 2025 di Aula Mandalawangi, SKB Purwakarta.
Acara ini dihadiri oleh wali murid, kepala sekolah, serta guru bimbingan konseling dari berbagai sekolah, khususnya yang terlibat dalam program pendidikan karakter untuk peserta didik berkebutuhan perlindungan khusus.
Psikolog Mego Husodo, SE., S.Psi., M.Psi., M.FC hadir sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara tiga elemen utama dalam kehidupan remaja, yaitu keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat. Menurutnya, ketiganya harus bekerja sama dalam membentuk karakter remaja yang positif.
Di lingkungan keluarga, Mego menggarisbawahi pentingnya kekompakan antara ayah dan ibu dalam menerapkan pola asuh yang konsisten dan membangun.
Ia juga menekankan bahwa membentuk karakter yang kuat memerlukan kolaborasi lintas pihak untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang mendukung.
Mego juga memaparkan data yang menunjukkan bahwa 84% masalah sosial remaja bersumber dari konflik dengan orang tua atau wali, sementara 11% dari masalah dengan teman sebaya, 4% dari konflik dengan guru, dan hanya 1% dari faktor lainnya.
Ia mengajak orang tua untuk memahami bahwa remaja sedang mencari jati diri, bukan sedang memberontak.
“Orang tua perlu bersikap tegas namun tetap tenang, dekat tapi tidak memanjakan. Fokusnya bukan pada mengoreksi, tapi membangun koneksi yang kuat,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa anak tidak membutuhkan orang tua yang sempurna, tetapi yang mau hadir, memahami, dan terus belajar memperbaiki diri.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Dr. H. Purwanto, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan karakter sangat bergantung pada kerjasama semua pihak.
Ia menekankan bahwa orang tua harus berperan aktif mendukung kebijakan pemerintah daerah, termasuk Peraturan Bupati Nomor 32 Tahun 2025 tentang pembatasan penggunaan ponsel oleh pelajar.
“Efektivitas kebijakan ini sangat bergantung pada komitmen orang tua untuk mendampingi anak-anaknya dan membatasi penggunaan gawai di rumah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya keterlibatan orang tua sebagai bagian dari sistem pendidikan yang berkarakter.
Kegiatan parenting ini merupakan bagian dari serangkaian program pendampingan bagi siswa yang saat ini sedang menjalani pelatihan karakter di Resimen Armed 1 Sthira Yudha, sebagai bentuk perlindungan dan pembinaan intensif bagi pelajar yang membutuhkan perhatian khusus.***


