Sarana UNBK Mulai Disiapkan

Foto: ilustrasi.net

PURWAKARTA, headlinejabar.com
Pasca dikeluarkannya kebijakan ujian (UN) nasional online atau UN berbasis komputer (UNBK) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI beberapa daerah belum bisa menjabarkan kebijakan tersebut. Dari kebijakan UNBK yang dikeluarkan setahun lalu, Kabupaten Purwakarta sendiri belum bisa melaksanakan UNBK.

Kepala Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Purwakarta H Diaudin mengungkapkan, pihaknya terus mengupayakan kelengkapan sarana prasarana UNBK untuk empat sekolah tingkat menengah atas. Fasilitas sarana penunjang UNBK mengajukan bantuan sarana komputer kepada Kemendikbud.

“Persiapan sarana kelengkapan UNBK baik melalui dana pemerintah daerah maupun mengusulkan subsidi sarana dari Kemendikbud. Untuk fasilitas SMK memang ada subsidi dari kementerian untuk sarana komputer, kami sedang persiapkan semuanya,” tutur Diaudin.

Untuk dapat menggelar UNBK, persyaratan teknis disiapkan satu unit komputer untuk tiga orang siswa. Pihaknya juga menyiapkan jaringan internet untuk menunjang kelancaran pelaksanaan UNBK. Selain mempersiapkan sarana penunjang, pihaknya meninjau kesiapan sekolah yang akan menyelenggarakan UNBK pada tahun 2016 ini. Sehingga nanti baik secara sarana maupun kesiapan sekolah di lapangan, UNBK bisa berjalan dengan baik.

“Melihat dari kesiapan sekolah didukung dengan sarana prasarana. UNBK, komputer nanti kami upayakan ada, persyaratan satu komputer berbanding tiga orang siswa. Kami sedang mengupayakan, karena sifatnyanya UNBK itu online, sudah tidak ada masalah dengan jaringan internet. Kami sedang upayakan itu,” terang Diaudin.

Dilanjutkan, pelaksanaan UNBK dinilai efektif dan mendukung kejujuran siswa. Di sisi lain tingkat efisiensi pelaksanaan UNBK akan lebih baik dengan mudahnya pelaksanaan UN. Sumber daya manusia yang nantinya memantau pelaksanaan UNBK adalah guru yang memiliki kecakapan dalam bidang pengoperasian jaringan internet dimana naskah soal disimpan. Guru yang akan menjadi pengawas terlebih dulu mendapat pelatihan terkait tata cara pengoperasian UNBK.

“Inshaa Allah akan relatif efektif. Nanti akan ada pelatihan ke Jakarta operatornya, tata caranya seperti apa, apakah itu sudah bisa dibuka atau tidak. UNBK mendorong pelaksanaan pendidikan yang terintegrasi tinggi dan efisien,” pungkasnya.(dzi)