Stadium Generale Fakultas Farmasi UBP Karawang Bahas Pemanfaatan Bahan Alam dalam Perkembangan Dunia Farmasi

KARAWANG, headlinejabar.com

Departemen Farmakokimia Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang menggelar studium generale yang bertajuk The Role of Natural Product in Drugs Discovery.

Dekan Fakultas Farmasi, apt. Neni Sri Gunarti, M.Si dalam sambutannya mengatakan stadium generale yang diikuti oleh ratusan mahasiswa farmasi angkatan 2022 dan 2023 ini memfokuskan bahasan pada potensi bahan alam untuk pencarian obat baru.

“Kuliah umum departemen farmakokimia merupakan agenda tahunan yang diadakan tiap departemen di fakultas farmasi, kuliah umum ini menjelaskan mengenai beberapa pencarian atau penemuan obat baru dari berbagai aspek kimia,” jelas dia.

Baca Juga  Rata-rata 12 Siswa Rentan Putus Sekolah di Kecamatan Coblong Kota Bandung

Selama kegiatan stadium general berlangsung, tampak ratusan mahasiswa tersebut dengan antusias mendengarkan pemaparan materi dari Dr. Elvira Hermawati, M.Si, Ade Danova, Ph.D, dan Amelinda Pratiwi M.Si.

Elvira, dalam kesempatannya menyampaikan sajian materi yang berkaitan dengan bahan alam, senyawa aktif, isolasi dan analisis struktur.

Sementara, Ade Danova, mengenai transformasi senyawa bahan alam dan hubungan aktivitas.

“Farmakofor adalah rangkaian fitur sterik dan elektronik yang diperlukan untuk memastikan interaksi supra-molekul yang optimal dengan struktur target biologis tertentu untuk memicu respons biologisnya,” paparnya.

Baca Juga  Solusi Belajar Jarak Jauh, Disdik Purwakarta Punya Klinik BDR

Mereka semua merupakan akademisi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam di Institut Teknologi Bandung.

Sedangkan akademisi biokimia dari Universitas Pendidikan Indonesia, Amelinda Pratiwi, cenderung memfokuskan bahasan pada peran bimia bahan alam dalam keamanan pangan.

“Keamanan pangan itu penting karena sumber tubuh kita dari makanan. Prevalensi stunting paling tertinggi dengan faktor gizi buruk berasal dari makanan. Komponen dalam makanan yang nutrisinya kurang maupun mikronutrisi. Stunting merupakan penyakit atau pun banyak yg diderita khususnya Karawang,” jelasnya.

Baca Juga  40 Persen Pelajar SMA di Purwakarta Sudah Tervaksinasi Covid-19

“Dalam konteks ini, dengan belajar mensintesis obat, mahasiswa fakultas farmasi juga bisa turut serta membantu pemerintah dalam menekan angka stunting, khususnya di Karawang,” timpal Amelinda.

Untuk itu, stadium generale ini diharapkan dapat memicu wawasan mahasiswa agar dapat menggali lebih dalam lagi potensinya sebagai insan akademis dan memotivasi mahasiswa dalam setiap proses pembelajaran harus dapat memberikan dampak yang baik untuk masyarakat dan perkembangan obat baru untuk kemajuan industri farmasi.