UI Gandeng Pemerintah Swedia Terapkan Monalisa di Perairan Indonesia

Foto : Pengamat Transportasi UI, Jachrizal. UI Kota Depok menggandeng Pemerintah Swedia dalam upaya menerapkan Monalisa di Perairan Indonesia

DEPOK, headlinejabar.com

Diskusi management terkait lalu lintas laut dan isu-isu keamanan maritim digelar di Fakultas Tehnik Universitas Indonesia (UI) Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (16/3/2016).

Dalam diskusi tersebut dibahas bagaimana menghadapi ancaman dan tantangan di perairan laut yang luas dari pembajakan, perdagangan narkoba, pelanggar perbatasan, dan pelanggaran lainnya.

Baca Juga  Warga Cikampek Karawang Belum Paripurna Wajar Sembilan Tahun

Pengamat Transportasi UI, Jachrizal mengungkapkan, diskusi ini merupakan langkah awal dari Pemerintah Indonesia dalam mengatur jalur pelayaran di seluruh laut yang ada di Indonesia

“Karena tantangan di perairan itu sangat berbeda dengan yang kita dapat di akademik, baru-baru ini saja dua kali kapal kita bertabrakan memang tidak seheboh dengan kecelakaan di udara tetapi ini membutikan bahwa sistem manajemen traffic kita sangat lemah,” jelas dia. 

Jachrizal juga mengungkapkan bahwa pihak Indonesia menggandeng negara Swedia dimana negara mereka memiliki pengalaman dan teknologi yang mereka sebut sebagai Monalisa

Baca Juga  YPP Angkat Jenderal Bintang Satu TNI

“Kita ingin mengetahui lebih jauh tentang teknlogi yang mereka sebut dengan monalisa,kita juga ingin mencontoh dari Pemerintah Swedia dimana teknologi traffic management yang mereka punya ada kerja sama dengan perguruan tinggi di Swedia dan SAAB sebagai rekanan yang memiliki program yang mereka sebut monalisa,” paparnya.

Foto : Vice President dari SAAB Orjan Borgefalk

Sementara itu Vice President dari SAAB Orjan Borgefalk mengungkapkan bahwa pihaknya akan menggandeng Universitas di Indonesia untuk mengenalkan monalisa sebagai sistem management control traffic yang berfungsi mengentri data sekaligus bertujuan untuk mengatur lalu lintas laut.

Baca Juga  Komisi Pendidikan Ungkap Kasus Penahanan Ijazah

“Kami akan mencoba memberdayakan sumber daya manusia yang ada di indonesia salah satunya dengan bekerja sama dengan perguruan tinggi di UI dan ITB untuk mengenakan teknologi monalisa,” katanya.(yog/dzi)