Banyak Diserang Lawan Dedi Minta Pendukung Tenang

Foto : Banyak Diserang Lawan Dedi Minta Pendukung Tenang

BANDUNG, headlinejabar.com

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo – Ma’ruf Amin Dedi Mulyadi meminta pendukung agar tetap santai dan tidak terpancing emosi menjelang pencoblosan yang hanya tinggal dua bulan lagi.

Diketahui semakin mendekati pencoblosan 17 April nanti, calon presiden (Capres) petahana tersebut malah semakin kencang diserang berbagai isu tidak sedap dari kubu lawan, mulai serangan isu individu atau bahkan menyerang kepada perangkat presiden atau bahakan padan keluarga.

Dedi mengatakan, serangan dari lawan kepada calon petahana itu sudah biasa terutama dari mereka yang sebagai oposisi, sebaiknya kata Dedi, jangan terlalu di tanggapi dengan serius dibawa santai saja, jangan terpengaruh oleh isu-isu yang dilemparkan dari kubu.

Baca Juga  Nyaleg dari Partai NasDem, H Elthon Pengusaha Muda Asal Purwakarta Siap Bawa Perubahan

“Kita santai saja rilex saja jangan di lawan biarin saja, kita fokus kepada pemenang dengan langsung bersentuhan dengan masyarakat kampanye kan kesusksesan Jokowi dengan door to door,” kata Dedi usai ditemui di acara Jumat Jempol di Saung Udjo jalan Padasuka Kota Bandung, Jumat (1/2/2019) malam.

Menurut Dedi, pendukung Jokowi ini adalah pendukung yang ada di dunia nyata maka lebih baik berkampanye dengan aksi dilapangan dibandingkan dengan, melawan serangan isu-isu lawan yang ada di media sosial.

Baca Juga  Doa Ahok Untuk Dedi Mulyadi Akan Terkabul 

“Hindari perdebatan hindari hoaks kita lebih mengapa masyarakat, seperti pak Jokowi sekarang ini yang terus terjun ke masyarakat,” ucapnya.

Dedi mencontohkan, ketika Mentri komunikasi dan Informatika yang diserang oleh habis-habisan oleh #YangGajiKamuSiapa dan berimplikasi pada presiden, itu sebenarnya hanya urusan kesalahan pahaman komunikasi yang wajar terjadi namun menjadi gorengan lawan yang sangat luar biasa.

“Misalnya begini deh kalau para kepala daerah nyalon, itu kan biasa begitu sama stafnya. Kan itu biasa-biasa saja.Tapi, karena hari ini ada media sosial, itu dimanfaatkan menjadi negatif campaign. Jadi jangan juga dilayanin, ya petahana gaya begitu dimana-mana. Ga ada problem,” ucap Dedi.

Baca Juga  Rekomendasi Golkar untuk Ridwan Kamil Bukan Putusan Institusi

Dedi berpesan, agar bersikap yang dewasa dalam politik sekarang ini baik di media sosial maupun dalam bersikap secara langsung, karena dia berharap pemilu 2019 ini berjalan aman dan damai.

“Saya kembali menekankan agar santai lah dalam berpolitik bawa gembira agar bisa berjalan dengan aman dan damai,” tuturnya. (rls/eka)