Isu Suap Dukungan Calon Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta Mencuat

Ilustrasi Partai Golkar.

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Beredar isu suap dukungan calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Isu suap dengan nominal Rp5 juta untuk surat dukungan kepada Ahmad Sanusi dari 15 ketua pimpinan kecamatan (PK) mencuat ke publik.

Wakil Sekretaris Bidang Organisasi DPD Golkar Purwakarta, Sape’i mengusulkan agar PLt Ketua DPD Golkar Purwakarta segera membentuk tim investigasi.

Baca Juga  Dedi Mulyadi: Isu Agama di Pemilu 2019 Tanpa Narasi dan Ideologi

“Harus segera membuat tim investigasi untuk menelusuri masalah pengakuan PK yang diberi uang Rp5 juta untuk mendukung Ahmad Sanusi,” kata Sape’i kepada wartawan, Senin 10 Juli 2023.

Bahkan selain uang Rp5 juta, ketua-ketua PK itu diduga juga diberikan sejumlah nominal lain untuk usulan permasalahan Dedi Mulyadi dan Maula Akbar.

“Saya meminta ketua PLt DPD Golkar Purwakarta untuk membentuk tim investigasi atas pernyataan ketua PK yang mengaku dibayar,” kata Sape’i.

Baca Juga  Deddy-Dedi Janji Bangun Pasar Rakyat Gratis Jika Terpilih di Pilgub Jabar

Lebih lanjut Sape’i menyebut, ada pengakuan sekretaris PK yang merasa tidak menandatangani surat, bahkan ada pengakuan ketua PK yang menyatakan isi surat diduga diputarbalikkan.

“Ini harus diusut tuntas karena perbutan merupakan tindak pidana pemalsuan dokumen,” ujar Sape’i.

“Semua harus diusut tuntas bila perlu bawa ke ranah hukum,” kata Sape’i.