Ini Rahasia Saat Anda Memiliki Banyak Anak

Foto : Ilustrasi

PUNYA¬†banyak anak mungkin tak lagi bisa dikatakan bakal mendatangkan banyak rezeki untuk orang tuanya. Namun ‘rezeki’ dalam bentuk lain bisa saja dirasakan oleh sang ibu.

Fakta ini diungkap oleh peneliti dari Simon Fraser University, British Columbia, Kanada. Riset tersebut mengungkap makin banyak anak yang dimiliki seorang wanita, maka usia wanita ini akan makin panjang.

Rupanya, wanita yang punya banyak anak diketahui memiliki telomere atau untaian DNA yang lebih panjang daripada wanita yang hanya punya anak kurang dari dua, misalkan.

Telomere sendiri identik dengan kemampuan sel untuk bereplikasi. Makin panjang telomere seseorang, maka kemampuan sel di tubuhnya untuk bereplikasi akan semakin baik. Inilah yang kemudian membuat yang bersangkutan awet muda dan panjang umur.

Peneliti pun membuktikannya setelah mengamati 75 wanita dari dua suku di pedalaman Guatemala yang tinggal berdekatan. Panjang telomere wanita-wanita ini dihitung dalam dua periode waktu dengan jarak 13 tahun, yaitu dari spesimen air liur dan juga sekaan di pipi mereka.

Ketua tim peneliti, Pablo Nepomnaschy, mengatakan, temuan timnya ini membantah teori yang lebih dulu populer di mana banyak anak dikatakan dapat mempercepat proses penuaan.

“Kami justru menemukan, proses pemendekan telomere pada mereka yang punya lebih banyak anak terjadi lebih lambat,” katanya seperti dikutip dari The Sun, Selasa (19/1/2016).

Menurutnya, hal ini dipicu oleh kenaikan hormon estrogen secara dramatis tiap kali seorang wanita berbadan dua. Bisa ditebak, makin banyak anak maka estrogen yang dihasilkan juga berlebih.

“Estrogen di sini fungsinya sebagai antioksidan, yang melindungi atau menghambat sel-sel ini mengalami pemendekan telomere,” lanjutnya.

Namun Prof Nepomnaschy juga mencatat, lingkungan di sekitar partisipan ikut mendukung proses ini. Pasalnya obyek penelitian mereka tinggal di tengah lingkungan yang memberikan support atau dukungan lebih pada ibu-ibu yang beranak banyak, baik dari keluarga maupun teman-temannya.

“Hal ini juga dapat meningkatkan jumlah energi metabolik yang bisa dialokasikan untuk memelihara jarinagn tubuh, termasuk memperlambat penuaan,” pungkasnya.

Di sisi lain, sebuah studi yang dilakukan University of Houston, Texas mengungkap anak yang terlahir di tengah keluarga besar atau memiliki banyak saudara cenderung tumbuh dengan masalah pada perilakunya atau mengalami kemunduran intelektual.

Peneliti mengatakan, kondisi ini memicu rendahnya ‘parental investment’ dalam sebuah keluarga yang didefinisikan sebagai hal-hal yang harusnya diberikan orang tua kepada anak-anaknya. Di antaranya waktu, kasih sayang, dan juga sumber daya seperti uang, makanan, serta hal penting lain seperti pendidikan.(int/red)