SOTK Baru, Pemkab Purwakarta Gelar Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional

Pemkab Purwakarta Gelar Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional.

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta melalui Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melaksanakan Pengukuhan/Pelantikan dan Pengambilan Sumpah /Janji Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional pada Rabu 25 Juni 2025.

Sebanyak 36 pejabat dikukuhkan dan dilantik Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein yang diwakilkan oleh Sekda Kabupaten Purwakarta Norman Nugraha di Aula BKPSDM Purwakarta.

Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Purwakarta Norman Nugraha menyampaikan pesan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein kepada pejabat yang dilantik.

Baca Juga  Mantan Terpidana Terorisme, Bicara di Hadapan Ratusan Pelajar Purwakarta

“Pak Bupati Om Zein berpesan kepada pejabat yang baru dilantik dan dikukuhkan untuk langsung bekerja karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan,” kata Norman, Rabu 25 Juni 2025.

Norman mengatakan, dengan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang baru, seperti Bappelitbangda menjadi Bapperida dituntut untuk menghadirkan inovasi-inovasi yang disinkronisasikan dengan seluruh perangkat daerah Pemkab Purwakarta.

Baca Juga  Disdukcatpil Purwakarta Cetak 6 Ribu KIA

Adanya perubahan SOTK di beberapa perangkat daerah Pemkab Purwakarta memiliki tujuan, diantaranya mempermudah menjalankan tugas pokok dan fungsi sebagai ASN.

Selain itu, perubahan SOTK juga bertujuan untuk lebih memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

“Perubahan SOTK ini harus dibarengi dengan perubahan-perubahan yang lebih baik, berikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik lagi dari sebelumnya.

Baca Juga  Peringatan Sumpah Pemuda di Purwakarta Berbeda

Sebagai penutup, Norman mengucapkan selamat kepada para pejabat yang dilantik dan mengajak untuk langsung bekerja dengan maksimal demi Purwakarta Istimewa.

“Saat ini kita tidak bisa bekerja biasa-biasa saja, kita harus berikan etos kerja yang luar biasa karena kita dihadapkan dengan beberapa pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan, sesuai pada tahun 2025 dengan visi Purwakarta Istimewa,” ucap Norman Nugraha.***