Puluhan Panel PLTS PJB Cirata Tenggelam

Foto : Puluhan di Waduk Cirata yang Tenggelam

Purwakarta – headlinejabar.com

Puluhan panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Waduk Cirata mengalami kerusakan akibat kebocoran pada pelampung panel. Disinyalir kualitas floter yang mengalami kebocoran itu tidak memenuhi standar kualitas mutu nasional.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, modul PLTS di waduk Cirata banyak yang Tenggelam beberapa waktu lalu. Akibatnya, PLTS terapung terbesar di Asia Tenggara yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada tahun 2023 lalu kini tidak dapat berfungsi.

Baca Juga  TKP Ledakan Bom Dikerumuni Warga

Ironisnya, Proyek berkapasitas 145 megawatt (MW) tersebut merupakan proyek PLTS terapung pertama sekaligus proyek energi terbarukan perdananya di Asia Tenggara. Dibangun di atas area seluas 250 hektare di Waduk Cirata, pembangkit ini disinyalir mampu memasok listrik bersih untuk 50.000 rumah, serta menurunkan emisi karbon hingga 214.000 ton per tahun.

Namun, hanya dalam kurun waktu beberapa tahun proyek yang memiliki nilai investasi mencapai sekitar triliun ini sudah mengalami kerusakan.

Baca Juga  Ketua DPR Desak Pemerintah Tekan Tombol Bahaya Covid-19

Aktivis Pemantau Lingkungan Purwakarta, Ari Singadilaga menyayangkan proyek yang disebut proyek terbesar ini sudah rusak akibat kebocoran. “Belum waktu lama, sudah rusak kembali. Sangat disayangkan,” sebutnya.

Ia juga menyayangkan jika manfaat PLTS Cirata, yang acap diklaim sebagai keberhasilan transisi energi, ternyata manfaatnya tidak dirasakan secara merata oleh penduduk sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PJB Cirata belum memberikan keterangan resmi terkait kerusakan PLTS di wilayahnya tersebut.(red)

Baca Juga  Presiden Jokowi Inginkan Produk Indonesia Masuk Ke Pasar Inggris