Didatangi Banggar, Sekda Purwakarta: Semua yang Diusulkan Anggaran Prioritas Setda

Sekda Purwakarta Norman Nugraha (kiri) menerima kunker jajaran Banggar DPRD Purwakarta, Jumat 11 November 2022.

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Sekretaris Daerah (Sekda) Purwakarta, Jawa Barat, Norman Nugraha menerima kunjungan kerja (kunker) Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Banggar DPRD) setempat, Jumat 11 November 2022.

Kunker Banggar DPRD Purwakarta merujuk pada surat Nomor: HM.04.02 /1210 /DPRD itu, dalam rangka melakukan kroscek lapangan apakah semua anggaran yang diusulkan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) benar atau tidak.

“Hari ini kita sudah menerima kunjungan dari ketua DPRD dan semua anggota Banggar, kaitan dengan evaluasi atas apa yang menjadi rencana belanja Setda Purwakarta untuk tahun anggaran 2023,” ucap Norman.

Sekda Norman mengaku sudah memaparkan semuanya, kepada ketua DPRD dan anggota Banggar. Apa yang menjadi usulan, merupakan prioritas anggaran di Setda Purwakarta.

“Bahkan kita lakukang comparing (perbandingan) dua tahun ke belakang (2019-2020), termasuk anggaran 2022-2022 kita sampaikan juga. Dan tidak serta merta setiap tahun kita melakukan proses itu,” kata Norman.

“Apa yang menjadi dasar kita terhadap usulan yang sudah disampaikan ke DPRD mengenai kebutuhan Setda, itu betul-betul menjadi prioritas kebutuhan Setda,” ujar Norman.

Ketua Banggar DPRD Purwakarta Ahmad Sanusi mengatakan, TAPD sebelumnya mengusulkan anggaran kepada Banggar untuk anggaran 2023.

“Tentunya kita sudah dua hari berturut turut mengadakan pembahasan anggaran yang diajukan oleh TAPD di 2023, dan sekarang kita kroscek ke lapangan apa yang jadi usulan benar apa tidak. Ternyata Alhamdulillah (benar),” ucap Ahmad Sanusi kepada wartawan.

Kunjungan Banggar ke sekretariat daerah (Setda), kata Sanusi, menegaskan tugas dan fungsi Banggar dalam ham pengawasan.

“Karena kita gak mau hanya debat dalam gedung tanpa melihat kroscek ke lapangan, ini untuk mencari kebenaran,” ucap dia.

Ke depan apakah Banggar akan memberikan persetujuan akan dibahas lagi kemudian. Yang pasti, kata Sanusi, semua dipertanggungjawabkan.

“Kita sudah mengadakan pengecekan ke lapangan disetujui atau tidak kita bahas lagi di Banggar,” katanya.

Diketahui, anggaran Setda Purwakarta yang saat ini diusulkan TAPD untuk tahun 2023 sebesar Rp79 miliar terdiri belanja pegawai, barang jasa dan lainnya.

“Saat ini kita lakukan kroscek rehab gedung, pembelian ATK Setda peruntukan anggaran 2023 mendatang. Soal anggaran pemeliharaan sejauh ini kita maklumi. Karena yang namanya bangunan pasti ada rusaknya,” ucap Sanusi.