Wakil Walikota Bandung Ingin Masjid Miliki Aspek Pembangunan dan Fungsi yang Jelas

BANDUNG, headlinejabar.com
Wakil Walikota Bandung, Jawa Barat, Oded M Danial membuka kegiatan sosialisasi manajemen mesjid tingkat Kota Bandung di Hotel Fabu Jalan Gardu Jati Bandung, Kamis (19/5/2016).
Oded menjelaskan, kegiatan sosialisasi masjid ini harus disertai aspek pembangunan dan fungsi yang jelas. Serta berupaya untuk memberikan sebuah wawasan yang diawali dengan pemahaman  para anggota DKM sehingga bisa mengatur amanah yang disesuaikan berdasarkan fungsinya.
“Fungsi masjid itu ada tiga yaitu pemetaan warga masyarakat, pelayanan dan pemberdayaan. Dapat diartikan fungsi masjid merupakan tempat segala aktivitas yang mengandung kepatuhan kepada Allah SWT sebagai penggerak perubahan peradaban,” jelas Oded.
Oded menambahkan, pembangunan serta fungsi sebuah masjid harus dibangun oleh 2 kepemimpinan yaitu formal leader dan informal leader.
“Formal leader sendiri yaitu pemimpin bisa disebut walikota ataupun wakilnya sedangkan informal leader yaitu dari masyarakat atau ketua DKM. Sehingga apabila semua bergerak dengan manajmen yang teratur,insyaaloh pekerjaan dalam pembangunan sosial khususnya untuk masjid bisa berjalan dengan lancar,” jelasnya.
Oded berharap kepada para dkm dengan tujuan membangun insan-insan yang taqwa, bisa memberikan sebuah solusi untuk membangun dan memfungsikan masjid berdasarkan aspek tadi.
“Menurut saya ada aspek yang penting untuk melancarkan pembangunan masjid, diantaranya aspek sosial dan aspek kapital, kalo kapital anggran pembangunan masjid diberikan oleh Pemkot Bandung, sedangkan yang sosial ada di masyarakat. Sehingga ke dua aspek ini harus kita perhatikan agar pembangunan masjid bisa dilaksanakan dengan baik dan sesuai yang diinginkan,” pungkasnya.
Kegiatan sosialisasi manajemen masjid tingkat kota Bandung ini dihadiri oleh para ketua dkm seluruh wilayah Bojonegara, narasumber masjid Agung Provinsi Jawa Barat H. Tjetje Soebrata, Kementrian Agama Kota Bandung Bapak Yusuf dan narasumber UIN Bandung bapak Abdul Mujib.(*)

Reporter : Aga Gustiana
Editor : Dicky Zulkifly