Kesehatan

PMI Purwakarta Pastikan Stok Darah Aman Selama Ramadan

×

PMI Purwakarta Pastikan Stok Darah Aman Selama Ramadan

Sebarkan artikel ini

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, memastikan stok darah aman selama Ramadan tahun ini.

“Sampai sejauh ini stok darah aman tak ada kendala, insyallah cukup sampai Idul Fitri, kita masih bisa menyuplai kebutuhan darah,” kata Ketua PMI Purwakarta Lalam Martakusumah, Senin (15/5/2017).

Stok darah yang dimiliki Unit Donor Darah PMI Purwakarta berjumlah 422 kantong yang merupakan stok komponen. Jika dibandingkan stok darah pada Ramadan tahun lalu, jumlah ini masih bisa menalangi permintaan darah untuk wilayah Purwakarta dan sekitarnya.

Baca Juga  Covid-19 Purwakarta: Angka Warga Terpapar Masih Fluktuatif

Hingga kini Purwakarta telah menyumbang kebutuhan darah di sejumlah rumah sakit daerah tetangga semisal Subang dan Karawang.

“Kemarin kita kirim ke RS Subang karena kita juga bekerja sama dengan PMI lain untuk kebutuhan darah kita pun jika disini kosong bisa ngambil di PMI lain,” katanya.

Berdasarkan data sampai saat ini jumlah stok darah yang tersedia di UDD PMI Purwakarta yaitu, golongan darah A 90 labu, B 88 labu, O 235 labu dan AB 9 labu. Sementara untuk jumlah trombosit yang tersedia yaitu, golongan darah A 5 labu B 8 labu, O 9 labu, dan AB 2 labu.

Baca Juga  Tes Kesehatan Calon Pasutri Cegah Berbagai Penyakit

Saat ini timnya tengah berjibaku mencukupi target kebutuhan darah di Purwakarta dengan aksi penggalangan donor darah di berbagai tempat. Seperti sekolah, serta menjalin kerja sama di beberapa tempat lainya.

“Ramadan tahun kemarin kita ada 1.250 kantong. Nah untuk tahun ini kita targetkan 1.500 kantong sudah tersedia untuk kebutuhan H – 1 Ramadan hingga dua minggu pascalebaran,” katanya.

Baca Juga  Mustika di Kampung Wisata

Di tahun ini PMI Purwakarta telah memiliki alat pengolah darah menjadi trombosit berkat bantuan Pemkab Purwakarta.

“Kalau dulu sih jika masyarakat membutuhkan trombosit biasanya kita rekom ke tempat lain, karena keterbatasan sarana. Tetapi berkat bantuan bupati kita telah memiliki alat pengolahan trombosit berikut fasilitas lainnya,” pungkas Lalam.

EDITOR : DICKY ZULKIFLY