Dua Dekade Mengabdi, KIIC Kembali Beri 340 Beasiswa untuk Pelajar Karawang

KARAWANG, headlinejabar.com

Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah sekitar kawasan industri kembali ditunjukkan oleh Karawang International Industrial City (KIIC).

Tahun ini, perusahaan tersebut kembali menyalurkan 340 beasiswa bagi pelajar SMP dan SMA/SMK dari keluarga kurang mampu yang tinggal di tujuh desa sekitar perusahaan.

Program beasiswa untuk Tahun Ajaran 2025/2026 itu diberikan kepada pelajar dari Desa Margamulya, Margakaya, Wadas, Sukaluyu, Sirnabaya, Puseurjaya, dan Parungmulya, yang selama ini menjadi wilayah binaan KIIC.

Penyerahan dilakukan secara simbolis di Graha KIIC, Selasa (12/11), oleh External Relation Division Head KIIC, Bambang Sugeng, dan disaksikan langsung para orang tua, guru, serta kepala desa.

Komitmen Dua Dekade Lebih
Dalam sambutannya, Bambang menegaskan bahwa beasiswa ini merupakan program yang sudah berjalan lebih dari dua dekade dan menjadi bagian penting dari tanggung jawab sosial perusahaan.

Baca Juga  Bupati Apresiasi Sekolah Multimedia di Purwakarta

“Program pemberian beasiswa ini adalah bentuk komitmen CSR yang rutin kami berikan setiap awal tahun ajaran baru,” ujarnya.

Tahun ini, KIIC menyalurkan beasiswa kepada 280 siswa hasil seleksi 140 pelajar SMP dan 140 SMA/SMK dari total 646 pendaftar melalui formulir online.

Seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan prestasi akademik serta kondisi ekonomi keluarga.

Bambang menekankan bahwa beasiswa tidak hanya sebatas bantuan materi, tetapi juga bentuk dorongan moral bagi para pelajar untuk terus berjuang meraih masa depan.

“Beasiswa bukan hanya bantuan finansial, tetapi amanah dan tanggung jawab. Pendidikan itu bukan semata mencari pekerjaan, tetapi menciptakan inovasi dan peluang,” tuturnya.

Ia berharap para penerima dapat memanfaatkan beasiswa secara tepat dan mampu menjaga semangat dalam menuntut ilmu.

Baca Juga  Guru Wajib Dalami Wawasan HAM

Salah satu penerima, Silfah Trisnawati dari SMPN 2 Telukjambe Timur, mengungkapkan rasa harunya menerima bantuan pendidikan tersebut.

“Ini bukan sekadar dana, tapi kepercayaan bagi kami. Keterbatasan finansial sering jadi kendala, tapi dengan beasiswa ini semuanya terasa lebih ringan,” ujarnya.

Ia berkomitmen memanfaatkan kesempatan itu sebaik mungkin.

“Kami akan berusaha menjalankan amanah ini. Semoga suatu hari kami bisa memberi kesempatan yang sama untuk adik-adik kami,” tambahnya.

Dukungan serupa disampaikan Khoirunnisa Ambadar dari SMAN 1 Telukjambe Timur.

“Beasiswa ini sangat meringankan beban kami. Semoga semakin banyak siswa yang bisa merasakannya. Terima kasih KIIC atas kepeduliannya,” katanya.

Perwakilan SMAN 1 Telukjambe Barat, M Aura Azzahra, menilai konsistensi KIIC dalam memberikan beasiswa selama lebih dari 20 tahun sebagai bentuk investasi berkelanjutan di bidang pendidikan.

Baca Juga  Peringati Hari Anak Nasional, Swiss-Belinn Karawang Gelar Berbagai Kegiatan Kreatif

“Program ini memudahkan anak-anak kami mendapatkan akses pendidikan yang layak dan membuat mereka lebih fokus mengembangkan diri,” ujarnya.

Kepala Desa Sukaluyu, Lina Herlina, juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian KIIC terhadap warganya.

Ia menilai beasiswa ini sangat membantu keluarga kurang mampu yang selama ini kesulitan membiayai pendidikan anak.

“Terima kasih kepada manajemen KIIC yang sudah memperhatikan warga Sukaluyu. Semoga program ini membawa manfaat dan keberkahan,” ucapnya.

Namun ia juga mengingatkan bahwa masih banyak keluarga di wilayah ring 1 yang membutuhkan dukungan serupa.

“Kalau bisa, ke depan kuotanya ditambah lagi. Banyak warga kurang mampu yang memerlukan bantuan pendidikan, apalagi angka pengangguran juga masih tinggi,” ujarnya.***