Mancing Semalaman di Jatiluhur, Suyatio Ditemukan Meninggal

PURWAKARTA, headlinejabar.com 

Suyatio (58) ditemukan meninggal dunia di sebuah rakit tempatnya memancing ikan di perairan Waduk Jatiluhur Purwakarta, Kamis (30/3/2017) sekira pukul 14.00 WIB.

Dia adalah warga gang Madkasih RT 004 RW 003 Kelurahan Sayati Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Korban ditemukan dengan posisi telentang di atas rakit oleh teman mancingnya, Agus (52) dan nahkoda perahu saat keduanya berniat menjemput korban untuk pulang. 

Namun saat dibangunkan oleh Agus, korban yang saat itu telentang tak bergeming ketika dibangunkan.

Mendapati temannya tak bergerak, Agus meminta bantuan ke nahkoda perahu untuk membantu membangunkan. Namun rupanya korban dipastikan meninggal dunia ketika keduanya memeriksa kondisi korban.

Akhirnya korban dibawa Agus dan nahkoda perahu ke pinggir danau di kampung serpis desa jatimekar kecamatan jatiluhur. Agus dan korban sendiri tidak membawa alat komunikasi, sehingga susah untuk menghubungi keluarga korban. 

Warga sekitar merasa iba melihat kondisi korban diatas perahu dengan kondisi kehujanan. Hingga akhirnya salahsatu warga setempat menghubungi SMS Center 08121297775 milik bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi untuk meminta bantuan mobil layon (mobil jenazah) milik pemda setempat untuk mengantarkan korban ke tempat tinggalnya di Bandung.

Menurut Agus, dirinya dan korban berangkat memancing ke jatiluhur sejak Rabu (29/3/2017) siang. Semalaman memancing, korban menurut agus tak ada tanda-tanda sakit.

“Berangkatnya juga tidak sakit. Biasa aja. Tidak ada tanda tanda apapun,” cerita Agus.

Namun, ketika memasuki selasa siang saat jam pulang memancing, korban sudah ditemukan meninggal dunia.

“Kalau mancingnya kan tidak berdekatan. Saya sama Pak Tio (korban) tidak satu rakit. Jaraknya ada 200 meteran lah dengan rakit saya. Tapi pas dijemput, sudah meninggal,” tambah Agus.

Sementara itu, pemancing lain yang kebetulan rakitnya dekat dengan korban sekitar 100 meter, Hendra (42) juga tidak melihat korban sakit selama semalaman.

“Malah saya lihat semalaman korban sibuk menarik joran karena waktu itu memang banyak ikan yang didapat,” terang Hendra.

Menurut Hendra, korban meninggal karena angin duduk. “Bisajadi karena angin duduk. Karena semalaman gak tidur, sementara angin malam kenceng juga di danau mah,” tambahnya.

REPORTER : ROSAD NURDIN

EDITOR : DICKY ZULKIFLY