Penyidik KPK Geledah Kantor Bupati, BPMP dan Dinkes Subang

SUBANG, headlinejabar.com
Kantor Bupati Subang, Jawa Barat, Ojang Sohandi, digeledah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (11/4/2016) sore. Penyidik komisi antirasuah itu melakukan serangkaian penggeledahan di tiga lokasi yang berbeda di Subang.
Penggeledahan pertama dilakukan di ruang kerja Bupati Subang Ojang Sohandi di lantai dua gedung utama. Dari ruangan itu, empat penyidik KPK membawa sebuah koper berwarna hijau yang diduga berisi dokumen penting.
Dari ruangan kerja bupati, tim penyidik KPK dikawal polisi bersenjata laras panjang dengan pakaian preman. Mereka lalu menuju kantor Badan Perizinan dan Penanaman Modal (BPMP) Subang, yang berjarak 500 meter dari kantor bupati.
Di kantor BPMP, para petugas langsung bergegas masuk ke ruangan utama yang terletak di ruang kerja Kepala BPMP Elita Budiarti. Selama 30 menit, para petugas KPK menggeledah ruangan itu dan keluar dengan satu koper berwarna hijau muda. 
Mereka juga bergerak ke kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Subang. Setelah menggeledah selama 30 menit, penyidik menyegel empat ruangan. Terlihat saat penyegelan, Kapolres Subang AKBP Agus Nurpatria.
Tepat pukul 17.00 WIB, mereka langsung meninggalkan kantor Dinkes Subang. Selama melakukan penggeledahan di tiga lokasi yang dilakukan secara tertutup itu, tak sepatah kata keluar dari mulut para penyidik lembaga antirasuah itu.
Baca Juga : KPK Tangkap Jaksa Kejati dan Bupati Subang?
Penggeledahan diduga kuat terkait dengan operasi tangkap tangan (OTT) KPK atas dua jaksa dan salah seorang pegawai negeri sipil yang bertugas di Pemerintah kabupaten Subang. Dua jaksa tersebut di antaranya jaksa D, yang menjadi jaksa penuntut umum dalam kasus BPJS, yang rencananya digelar pada Senin pagi tadi dengan persidangan rencana penuntutan. Tapi persidangan kemudian dibatalkan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, KPK menggeledah ruangan bupati di lantai dua pada pukul 15.30 WIB. Kemudian, tidak berapa lama, KPK membawa satu koper kecil berwarna hijau di ruangan Bupati Ojang.
Sebelumnya diberitakan, KPK melakukan tangkap tangan terhadap oknum jaksa yang bertugas di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat.
“Betul, tunggu info lebih lanjut,” ujar Ketua KPK Agus Rahardjo, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat salah satu media nasional Senin sore.
Oknum jaksa tersebut diduga terkait dugaan perkara suap. OTT KPK dikabarkan berlangsung pada hari ini sekitar pukul 07.00 pagi.
Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jawa Barat Raymond Ali kepada wartawan mengatakan, jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat yang ditangkap oleh KPK diketahui berinisial “D”.
Menurut Raymond, jaksa D merupakan salah seorang jaksa di Kejati Jawa Barat yang tergabung dalam tim yang menangani perkara hukum dugaan korupsi dana BPJS di Kabupaten Subang tahun anggaran 2014.(*)

Sumber : Tempo /Kompas
Editor : Dicky Zulkifly