Binzein Jawab Kegalauan Atlet Peraih Medali Perunggu Popda Jabar yang Merasa Ditelantarkan

Deni Haerudin (kiri) orang tua Hefan Hazil Haerudin (tengah) saat menyambangi kediaman Saepul Bahri (Binzein).

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Hefan Hazil Haerudin (17) berhasil memboyong medali perunggu di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XIII Jawa Barat Tahun 2023.

Hefan mampu mengangkat besi dengan beban 110 Kg di cabang olahraga angkat besi Popda Jabar. Namun, siapa sangka semua prestasinya minim apresiasi.

Deni Haerudin (46) orang tua Hefan mengatakan, anaknya seperti ditelantarkan pihak asosiasi sampai pemerintah daerah.

“Padahal, anak saya ini satu-satunya atlet angkat besi yang tersisa. Yang lain sudah beralih profesi,” ucap pria yang bekerja sebagai sekuriti ini, Jumat 11 Agustus 2023.

Baca Juga  Kiai Sofyan Yahya Sebut Dedi Mulyadi Rujukan Kesundaan

Hefan kini berstatus sebagai pelajar kelas XI SMK Bhakti Praja Purwakarta. Atlet kelahiran 15 November 2006 itu, memulai karir profesional di Porda Jabar 2022 dan Popda Jabar 2023.

“Saat memenangkan Popda Jabar 2023, anak saya hanya mendapat medali dan piagam saja. Tidak ada yang namanya uang pembinaan. Sampai sekarang belum ada apresiasi baik dari penyelenggara Popda, asosiasi atau pemerintah daerah,” kata Deni.

Sedikit banyak, kata Deni, anaknya sudah mengharumkan dan membawa nama baik Purwakarta. Selain itu, apa yang didapat oleh Hefan, itu semata-mata merupakan hasil kerja keras dan latihan yang berat.

Baca Juga  Semar Badranaya di Parcom Purwakarta Gugur Timpa Mobil Yaris

“Anak saya mulai menggemari angkat besi sejak kelas VIII SMP. Dia sudah memulai latihan karena faktor lingkungan juga, di sini atlet semua. Dari situ, Hefan mulai giat latihan sampai menjadi atlet profesional sekarang,” ucap dia.

Kegalauan anaknya, terjawab setelah Hefan dipanggil oleh Saepul Bahri (Binzein) seorang tokoh masyarakat di Purwakarta. Kepada Hefan, Binzein mengatakan, apapun halangan dan rintangannya, capaian prestasi Hefan sudah terbukti.

Baca Juga  PDAM Sesuaikan Tarif Pelanggan

“Ini luar biasa. Dan saya menyemangati Hefan untuk tetap semangat dan tidak putus asa. Misalkan ke depannya kembali ikut bertanding di kancah profesional, jangan dijadikan beban manakala tidak ada perhatian dan reward dari pihak pemerintah,” ucap Binzein.

Binzein memberikan hadiah atau uang pembinaan kepada Hefan sebesar Rp2 juta.

“Jangan patah semangat, karena prestasi itu untuk diri sendiri. Sekarang dapat medali perunggu, prestasinya capaianna untuk diri sendiri bukan untuk orang lain,” kata Binzein.