Perum Perhutani Purwakarta menyantuni keluarga korban meninggal akibat tenggelam di bekas galian pasir Desa Citalang Kecamatan Purwakarta.

Perhutani Purwakarta Santuni Keluarga Korban Tenggelam

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Perum Perhutani Purwakarta menyantuni keluarga korban meninggal akibat tenggelam di bekas galian pasir Desa Citalang Kecamatan Purwakarta.

Perhutani memberikan sembako untuk keluarga korban.

“Kami keluarga besar perhutani turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah yang terjadi,” kata Administatur (Adm) Perum Perhutani Purwakarta, Arsis Sulistyo, Kamis (25/6/2020).

Atas kejadian tersebut, pihak perhutani kemudian melakukan pemagaran di lokasi kejadian. Perhutani juga memasang plang peringatan.

“Kami berharap tidak ada lagi kejadian seperti ini,” ujar dia.

Perhutani juga akan memperbanyak plang peringatan.

“Agar masyarakat tidak memasuki area berbahaya tersebut,” ujar dia.

Diketahui, dua orang anak usia sekolah ditemukan meninggal dunia di lahan perhutani akibat tenggelam, Rabu (24/6/2020) kemarin.

Kubangan air yang terbentuk bekas tambang galian pasir tersebut sudah lama ada. Dari informasi warga sekitar awal penambangan terjadi pada tahun 1997-an. Kemudian berakhir antara tahun 2003-2004.

“Awalnya dulu bekas galian itu akan dilakukan pengurugan. Namun, masyarakat yang bertani keberatan. Karena air yang ada di kubangan itu digunakan untuk mengairi lahan pertanian,” ujar abah Uned, seorang warga.(dik)