Pustu Cianting Utara Tak Layak Beroperasi

Foto : Kantor Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu) Desa Cianting Utara Kecamatan Sukatani kondisinya tidak layak beroperasi

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Kantor Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu) Desa Cianting Utara Kecamatan Sukatani kondisinya tidak layak beroperasi. Dalam sehari, Pustu ini mampu menampung sekitar lima sampai 10 pasien yang berobat. Jika dilihat dari kondisi bangunan, dinding penyangga sudah mengalami keretakan, beberapa sisi atap bolong dan ambruk. Dikabarkan, sejak 30 tahun lalu Pustu Cianting Utara belum direnovasi.

 

Pihak pemerintah desa setempat maupun pengelola Pustu mengharapkan bantuan perbaikan gedung dari Pemkab Purwakarta. Sebab, selama ini anggaran yang tersedia di Pemdes belum teralokasikan. Selain itu, Pustu merupakan kewenangan pemerintah kabupaten.

“Pustu ini harus melayani dua kecamatan, Sukatani dan Plered. Sementara bangunannya tidak layak. Sehari kami bisa melayani sampai 10 pasien dengan kondisi peralatan seadanya. Bahkan, beberapa pasien harus kami rujuk. Dalam artian, pelayan di sini memang belum bisa kami maksimalkan,” ungkap Mantri Pustu Cianting Utara, Feri Mubarok AMd KEp, Rabu (20/1/2016).

Selain itu, sebagai mantri, Feri akan bertugas selama lima tahun kedepan. Dengan kondisi yang kurang layak, ia berharap pemerintah bisa menggelontorkan bantuan sebagaimana visi pelayanan istimewa kabupaten. Sehingga, seluruh petugas yang ada di Pustu bisa bertugas dengan fokus dan maksimal.

“Selama enam generasi Mantri, Pustu ini belum dibenahi. Kurang lebih 30 tahunan bangunan ini berdiri. Selama itu, Pustu ini belum diperbaiki. Dari segi pelayanan, Pustu Cianting Utara cukup sibuk karena melayani pasien asal dua kecamatan,” ungkap Feri.

Sekdes Cianting Utara Iyan Sofyan mengamini harapan para mantrinya. Pihaknya mendorong, harapan tersebut bisa dikabulkan oleh Pemkab Purwakarta. Menurut Iyan, kondisi gedung cukup tidak layak untuk beroperasi, sehingga harus secepatnya direnovasi. Pustu Cianting Utara selama puluhan tahun tidak diperhatikan, dan sangat membutuhkan bantuan.

“Ya kami mengharapkan bangunannya dibangun ulang. Karena yang sekarang sudah cukup tua. Selain itu, penambahan alat-alat perlengkapan sebagai fasilitas penunjang pelayanan. Kami mengharapkan bantuan, sehingga pelayanan bisa lebih maksimal,” terang Sekdes Iyan.

Kepala Desa (Kades) Cianting Utara Ali Najarudin menuturkan, Pustu tersebut sudah ada sejak dirinya masih berusia remaja. Bahkan, sejak saat itu sampai sekarang bangunan belum direnovasi. Pihaknya tidak bisa berbuat banyak, karena kewenangannya berada di Pemkab Purwakarta. Harapan perbaikan gedung itu, dikarenakan desanya tengah fokus membangun infrastruktur dan suprastruktur.

“Puskesmas Pembantu Desa Cianting Utara ini usianya sudah puluhan tahun, dan belum dibenahi. Intinya kami ingin ada bantuan perbaikan, sehingga pelayanan kesehatan di sini bisa lebih baik. Kondisinya cukup memprihatinkan,” pungkas Kades Ali.(dzi)