Dedi Mulyadi Bicara Pembangunan Kabupaten di Universitas Indonesia

Foto : Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi saat diundang menjadi pembicara dalam diskusi “Inspiring Leader : Membangun Indonesia Melalui Kabupaten” di Kampus Universitas Indonesia (UI) Jakarta, Rabu (13/1/2016)

JAKARTA, headlinejabar.com
Pemerataan pembangunan dan pelayanan masyarakat di kabupaten, sudah seharusnya setingkat dengan kota-kota di Indonesia. Hal ini menjadi perhatian Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi saat diundang menjadi pembicara dalam diskusi “Inspiring Leader : Membangun Indonesia Melalui Kabupaten” di Kampus Universitas Indonesia (UI) Jakarta, Rabu (13/1/2016).

Keberhasilan Dedi Mulyadi membangun Kabupaten Purwakarta, dijadikan bahan studi pada forum tersebut. Dedi mengatakan kabupaten memiliki peranan penting bagi pembangunan di Indonesia. 

“Kabupaten adalah pemasok kebutuhan di Indonesia. Dengan kita membangun kabupaten, itu artinya kita membangun Indonesia. Terlebih jumlah kabupaten di Indonesia jauh lebih banyak,” kata Dedi.

Dedi pun menyoroti kesetaraan antara kabupaten dengan kota. Bagi Dedi, kabupaten harus setara dengan kota. Targetnya, di tahun ini Pemerintah Kabupaten Purwakarta akan terus meningkatkan kapasitas desa-desa di Purwakarta. Diantaranya dengan menyelesaikan pembangunan infrastruktur, meningkatkan produktifitas desa, hingga meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Purwakarta.

Saat ini seluruh daerah Purwakarta sudah 99 persen teraliri listrik. Program pendidikan berkarakter yang mewajibkan anak-anak juga ikut serta bercocok tanam dan memiliki hewan ternak juga dilanjutkan. Program ini juga bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai mitra pemasaran hasil tani dan ternak nantinya.

“Targetnya tahun ini sudah semua. Kami juga sedang menyiapkan akses air bersih ke seluruh warga untuk tahun ini,” kata Dedi.

Acara yang digelar di auditorium Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia ini, juga menghadirkan Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, Pengamat Politik LIPI Prof. Dr. Syamsudin Haris, M.Si, dan Guru Besar Psikologi UI Prof. Dr. Hamdi Muluk, M.Si.(ays)