Politik

Berlatarbelakang Santri, Sarungan Jadi Khas Zainal Arifin – H Sona Saat Mendaftar ke KPU Purwakarta

×

Berlatarbelakang Santri, Sarungan Jadi Khas Zainal Arifin – H Sona Saat Mendaftar ke KPU Purwakarta

Sebarkan artikel ini

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta Zainal Arifin – H Sona Maulida resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Kamis 29 Agustus 2024.

Zainal Arifin – H Sona Maulida keduanya diusung oleh tiga partai politik yakni PKB, PPP dan Gelora.

Dokumen Bapaslon ini diserahkan kepada KPU tanpa ada perbaikan.

Baca Juga  Asep Abdulloh Optimis Partai Berkarya Purwakarta Lolos Verifikasi Faktual 2017

Berlatarbelakang santri, Zainal Arifin – H Sona Maulida mendaftar ke KPU dengan sarungan.

Bukan hanya Zainal-Sona, pendukung, relawan dan simpatisan yang mengantar turut memakai atribut serupa.

“Sarungan menjadi simbol santri dan pesantren. Dengan sarungan, kami ingin mengajak kembali masyarakat Purwakarta untuk menanamkan nilai-nilai sarungan ini sebagai simbol kebahagiaan sejak dahulu kala,” ujar H Sona Maulida yang merupakan Ketua DPC PKB Purwakarta.

Baca Juga  CSIS : Golkar di Jawa Barat Terjun Bebas pada Pemilu 2019 Jika Tak Usung Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar

Zainal-Sona membawa visi “menjaga Purwakarta sebagai kota santri mengembalikan kejayaan Purwakarta sebagai kota tasbih”.

Sebelum mendaftar ke KPU, rombongan Zainal-Sona menggelar sholat Dzuhur berjamaah, istighosah, tahlil akbar dan sholawat badar di Pondok Pesantren Salafiyah Gang Beringin.

Mereka lalu berjalan kaki melintasi Jl Kemuning, Jl Veteran lalu finish di halaman KPU Purwakarta.

Baca Juga  Boyke: Milenial Penggerak Ekonomi dan Politik Indonesia

Pasangan Zainal-Sona berkomitmen pada program pendidikan gratis hingga perguruan tinggi, kemandirian ekonomi, dan peningkatan pelayanan kesehatan.

“Kami berjanji, jika nanti terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Purwakarta pelayanan kesehatan harus baik.
Kami merencanakan membangun rumah sakit minimal per dapil,” kata Zainal Arifin.