Ekonomi

BELI BALI: Go Digital, UMKM Harus Siap Lonjakan Permintaan

×

BELI BALI: Go Digital, UMKM Harus Siap Lonjakan Permintaan

Sebarkan artikel ini

DENPASAR, headlinejabar.com

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta pelaku UMKM bukan saja beradaptasi dengan teknologi digital tapi menyiapkan produk mengantisipasi lonjakan permintaan dari pasar.

Menurut Ridwan Kamil, dengan berjualan lewat digital maka umur dari bisnis UMKM akan panjang di tengah disrupsi industri 4.0 dan pandemi COVID-19.

“Manusia tugasnya beradaptasi. UMKM juga sama dengan begini, ini adalah kesempatan belajar lagi, beradaptasi yaitu alihkan bisnis tatap muka, ditambahin dengan bisnis digital,” ujar Ridwan Kamil dalam acara Beli Bali di Rumah Sanur, Denpasar, Bali, Jumat (17/9/2021).

Baca Juga  Lagi, Bank Nusamba Group Wilayah Jawa Barat Menggelar UndianTabungan Harmoni Plus Periode XVII 2024

Namun masalah adaptasi UMKM untuk go digital tidak selalu berada pada sisi penguasaan teknologi, tapi juga bagaimana menyiapkan produk untuk memenuhi permintaan pembeli yang melonjak sebagai efek dari pemasaran digital yang dahsyat.

Ridwan Kamil pun bercerita pengalamannya menerima laporan dari pelaku UMKM yang sudah digital namun kembali lagi berbasis offline karena kewalahan memenuhi permintaan pasar.

Baca Juga  BULOG Karawang Salurkan 31 Ribu Ton Beras SPHP hingga Desember 2025, Harga Ditekan Rp12.500 per Kilogram

“Ada juga yang sudah go digital, lapor Pak saya balik manual lagi. Loh kenapa? Terlalu banyak pesenan dan enggak siap. Berarti masalahnya bukan tidak melek digitalnya tapi karena umkm enggak menyiapkan juga kalau pesanannya naik berkali lipat bagaimana,” ungkapnya.

Belajar dari kasus itu, kata Ridwan Kamil, para pelaku UMKM juga harus mulai belajar proses transformasi menuju digital. Sehingga ketika berjualan via online tidak ada kendala yang membuat pelaku UMKM tersebut kembali ke offline.

“Jadi banyak proses-proses transformasi yang harus dipelajari dilakukan oleh UMKM. Tapi yakinilah, dengan going digital itu adalah solusi beradaptasi dan berumur panjang bagi bisnis di masa depan,” jelas Ridwan Kamil.

Baca Juga  Keinginan Presiden Seputar Daging Murah Belum Tercapai

Seperti diketahui, Pemda Provinsi Jabar dan Pemda Provinsi Bali meluncurkan program Beli Bali di Rumah Sanur, Bali, Jumat (17/9/2021). Beli Bali merupakan program kolaborasi untuk saling memajukan UMKM dengan memasarkan produk-produk unggulan melalui platform aplikasi borongdong.id.(rls/dik)