Bulog Karawang Gelar Gerakan Pangan Murah di Sejumlah Titik, Umar Said: Stok Aman Jelang Ramadan dan Hari Raya

KARAWANG, headlinejabar.com
Menjelang rangkaian Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Puasa dan Idul Fitri, Tahun Baru Imlek, serta Hari Raya Nyepi 2026, Perum Bulog Kantor Cabang Karawang menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah titik yang tersebar di Kabupaten Karawang dan Bekasi.
Salah satu lokasi pelaksanaan GPM berlangsung di Kantor Kelurahan Adiarsa Timur, Karawang, yang disambut antusias oleh masyarakat. Kegiatan ini terselenggara atas sinergi bersama Badan Pangan Nasional serta dinas yang menangani urusan pangan di tingkat daerah.
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Karawang, Umar Said, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
“Gerakan Pangan Murah ini kami hadirkan untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang dan saat HBKN seperti Ramadan, Idul Fitri, Imlek, dan Nyepi 2026,” ujar Umar Said.
Dalam kegiatan tersebut, Bulog menyediakan berbagai komoditas pangan strategis, mulai dari beras SPHP Rp.57.000/5kg, beras premium Tugu Padi Rp.73,500/5kg, minyak pouch rosebrand premium Rp.19,000, gula rosebrand premium Rp.17,500, hingga tepung terigu. Harga yang ditawarkan pun berada di bawah harga pasar, sehingga membantu menekan dampak lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari raya.
Tak hanya fokus pada operasi pasar, Bulog Karawang juga memastikan ketersediaan stok pangan di wilayah Karawang, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi dengan menyalurkan pasokan beras SPHP ke pasar-pasar terutamanya Pasar Induk Beras Johar Karawang untuk menekan harga beras di pasaran.
“Stok insyaallah tersedia, jadi warga tidak perlu khawatir. Kami pastikan ketersediaan beras dan komoditas lainnya dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Umar Said menjelaskan, pasokan beras yang tersedia di gudang Bulog Karawang berasal dari hasil serapan petani di wilayah Karawang serta Bekasi, baik kabupaten maupun kota. Hal ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap petani lokal.
“Kami menyerap gabah dan beras dari petani lokal. Jadi selain menjaga ketersediaan stok, kami juga membantu meningkatkan kesejahteraan petani di daerah,” tambahnya.
Selain itu, Bulog Karawang juga melakukan pemantauan intensif terhadap fluktuasi harga pangan selama momentum Ramadan. Koordinasi dilakukan secara berkelanjutan bersama Satgas Pangan dan pemerintah daerah guna mengantisipasi potensi gejolak harga di pasaran.
Dengan berbagai langkah tersebut, Bulog berharap kehadirannya di tengah masyarakat dapat meringankan beban ekonomi akibat fluktuasi harga yang biasa terjadi menjelang hari besar keagamaan.
“Harapannya, masyarakat bisa menjalankan ibadah dan merayakan hari besar dengan tenang tanpa dibayangi kekhawatiran soal kebutuhan pangan,” pungkas Umar Said.***


