Hujan Deras Rendam Sawah, Petani Terancam Rugi: BULOG Hadir Jaga Harga Gabah Rp6.500

KARAWANG, headlinejabar.com

Curah hujan tinggi yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan 1.928 hektare sawah terendam banjir.

Kondisi ini membuat para petani berada di posisi sulit. Gabah hasil panen terancam rusak, kualitas menurun, dan harga jual berpotensi anjlok.

Di tengah kekhawatiran petani akan kerugian, Perum BULOG Cabang Karawang hadir sebagai penyangga harapan.

Pemimpin BULOG Kantor Cabang Karawang, Umar Said, menegaskan bahwa BULOG tetap melakukan penyerapan gabah petani sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram, tanpa membedakan kualitas gabah atau any quality. Langkah ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi petani dari dampak kerugian akibat bencana banjir.

“Penyerapan gabah tetap kami lakukan sesuai HPP Rp6.500 untuk mencegah petani mengalami kerugian. Kami melakukan penjemputan langsung ke petani untuk padi yang sudah dilakukan perontokan, bersih dari potongan jerami, dan sudah memasuki masa panen padi,” ujar Umar Said.

Baca Juga  Nyamannya Menginap di Grand Permata Purwakarta

Ia menjelaskan, BULOG KC Karawang juga telah menjalin sinergi dengan Dinas Pertanian, UPTD, para penyuluh pertanian, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas di seluruh wilayah kerja.

Kolaborasi ini bertujuan memastikan informasi penyerapan gabah sampai langsung ke petani, khususnya yang terdampak banjir.

“Petani yang ingin menjual hasil panennya bisa langsung menghubungi BULOG, penyuluh, atau Babinsa di wilayah masing-masing. Kami juga menyiapkan call center di nomor 0851-7828-6688 untuk mempermudah komunikasi dan pelaporan informasi panen untuk dilakukan penjemputan,” tambahnya.

Sejak memasuki Januari hingga Rabu (21/1/2026), BULOG KC Karawang mencatat serapan gabah telah mencapai 1.000 ton.

Baca Juga  Ridwan Kamil Lepas Ekspor 23 Ton Produk Kelapa Parut Kering ke Kosta Rika

Angka ini diproyeksikan akan terus meningkat seiring Tim Serap Gabah (Sergab) BULOG yang kini rutin turun ke lapangan, bertemu langsung dengan kepala desa dan petani di wilayah terdampak banjir.

Bahkan, BULOG juga melakukan penjemputan gabah kering panen (GKP) langsung dari petani.

Respons positif pun datang dari tingkat desa. Kepala Desa Kalisungjaya, Kecamatan Cibuaya, Karawang, Warsan, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran BULOG di tengah kondisi sulit yang dihadapi warganya.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas nama Pemerintah Desa Kalisungjaya dan seluruh warga. Pihak BULOG selalu hadir di desa kami dan menyerap hasil gabah petani, meskipun kondisinya pascabanjir sangat memprihatinkan. Ini adalah bentuk kepedulian nyata kepada warga Kalisungjaya. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya karena telah membantu mengangkat harga gabah petani,” ungkap Warsan.

Baca Juga  Sidak Pasar Walikota Fokus Pada Harga-Harga Sembako

Selain menjaga harga gabah, BULOG juga memastikan ketersediaan pangan tetap aman. Saat ini, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di setiap kabupaten/kota tercatat sekitar 100 ton dan Cadangan beras Pemerintah Daerah Karawang mencapai sekitar 130 ton.

Sementara total stok yang dikuasai Bulog Karawang saat ini mencapai 130ribu ton. Stok ini dinilai cukup untuk menjaga stabilitas pangan dan harga beras di tengah cuaca ekstrem.

Di tengah banjir yang menguji ketahanan petani, kehadiran BULOG menjadi penopang penting bukan hanya menjaga harga gabah, tetapi juga menjaga harapan agar petani tetap bertahan dan terus menanam untuk masa depan ketahanan pangan nasional.***