Geger, Warga Purwakarta Temukan Mayat di Dalam Avanza

Ilustrasi

PURWAKARTA, headlinejabar.com

Kamis (6/8/2020) pagi tadi, warga sekitaran Jalan Tol Sadang tepatnya di bawah jembatan Jalan Cikopak, Kecamatan Babakancikao, Purwakarta, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di dalam mobil LMPV.

Mobil Avanza berwarna hitam itu penuh bekas tembakan di kaca dan ban kanan belakang. Di dalamnya, warga menemukan mayat seorang pria dengan posisi telungkup.

Seorang warga yang merupakan saksi bernama Wawan Darmawan (49) mengatakan, dirinya saat hendak berangkat salat Subuh sempat melihat sebuah mobil terparkir di tengah jalan di gang kontrakannya.

Namun, saat itu dirinya tak menaruh rasa curiga terhadap mobil tersebut. 

“Saya saat mau salat Subuh tepat di depan kontrakan ada mobil yang terparkir. Saya santai saja berjalan menuju masjid, tapi ketika pulang dari masjid sempat masih ada mobil itu,” ujarnya.

Saat itu, Wawan pergi ke masjid pukul 04.35 WIB. Wawan mengaku temannya yang sempat pergi ke masjid juga di pukul 04.15, mobil tersebut belum ada di sana.

“Tiba-tiba pukul 06.30 WIB ada tetangga yang menginformasikan bahwa ada mayat di dalam mobil, saya pun langsung ke sana dan melihat ada mayat yang memang ada luka tembak,” katanya dengan menyebut tak ada suara baku tembak di lokasi.

Tak hanya itu, Wawan menyebut sejumlah tembakan pun terlihat menembus kaca-kaca mobil tersebut, seperti di bagian kiri, depan, belakang, dan bagian kanan, hingga pada bagian ban pun tampak pecah. 

“Mayat itu dalam keadaan telungkup. Ada tembakan sekitar 11 lebih. Banyak luka dan darah,” ujarnya seraya tak mengetahui apakah mayat tersebut korban perampokan atau pembunuhan.

“Mayatnya hanya satu orang, masih muda, dan rambutnya gondrong,” ucap dia.

Berdasarkan pantauan, mobil tersebut berpelat nomor polisi T 1143 AG namun setelah dilepaskan pelat nomor itu ternyata ada pelat nomor lain yakni B 1170 VKH. Berdasarkan informasi dari pengecekan pajak di sistem yang ada pada samsat, mobil tersebut ternyata berwarna putih namun diubah menjadi warna hitam. 

Kasatlantas Polres Purwakarta, AKP Zanuar Cahyo Wibowo pun membenarkan bahwa memang pelat nomor mobil tersebut palsu dan yang benar ialah B 1170 VKH.

“Iya yang benar itu pelat B,” ujar Kasatlantas singkat.

Hingga berita ini ditulis, aparat kepolisian tepatnta Sat Reskrim Polres Purwakarta masih belum memberikan keterangan lebih jelasnya terkait kasus ini.(dik)